Text
SKRIPSI ANALISIS WACANA KRITIS PENYANDANG DISABILITAS DALAM TAYANGAN “SEKOLAH NORMAL” DI KANAL YOUTUBE TRETAN UNIVERSE
ANALISIS WACANA KRITIS PENYANDANG DISABILITAS DALAM TAYANGAN “SEKOLAH NORMAL” DI KANAL YOUTUBE TRETAN UNIVERSE
Faridhotul Munawaroh, Prinisia Nurul Ikasari, Wahyu Eka Putri
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih kuatnya stigma, stereotip, dan ketidaksetaraan representasi penyandang disabilitas dalam media digital. Melalui tayangan “Sekolah Normal” di kanal YouTube Tretan Universe, isu disabilitas dikemas dalam bentuk humor, ironi, dan parodi yang berpotensi membentuk cara pandang publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis wacana mengenai penyandang disabilitas dalam tayangan “Sekolah Normal” di kanal YouTube Tretan Universe. Penelitian ini menggunakan Teori Wacana Kritis Norman Fairclough, Teori Humor, Teori Stigma, dan Teori Hegemoni untuk melihat bagaimana praktik bahasa, visual, dan narasi membangun representasi disabilitas dalam konteks hiburan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan paradigma kritis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi konten, dokumentasi komentar audiens, dan wawancara dengan pembuat serta penonton konten. Analisis dilakukan melalui tiga dimensi Fairclough, yaitu analisis teks, praktik diskursif, dan praktik sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tayangan tersebut menghadirkan wacana yang memiliki makna ganda. Di satu sisi, humor yang digunakan masih dapat memperkuat stereotip dan ketimpangan karena menjadikan disabilitas sebagai bahan lelucon. Namun di sisi lain, tayangan ini juga memberi ruang bagi penyandang disabilitas untuk menunjukkan kemampuan, keberanian, dan identitas diri mereka. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan adanya dinamika antara penggunaan disabilitas sebagai hiburan dan upaya menghadirkan representasi yang lebih inklusif dalam media digital.
Kata Kunci: Analisis Wacana Kritis, Disabilitas, Humor, Representasi Media, Tretan Universe.
Tidak tersedia versi lain