Text
SKRIPSI ANALISIS MANAJEMEN EVENT PAGELARAN WAYANG KULIT SANGGAR SENI WAHYU BUDOYO DESA KARANGPANAS
ANALISIS MANAJEMEN EVENT PAGELARAN WAYANG KULIT SANGGAR SENI WAHYU BUDOYO DESA KARANGPANAS
AHMAD ZAKIAL SHODIQIN
Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tidar
Pagelaran wayang kulit lakon Babad Desa Karangpanas serial Pangeran Eyang Puger merupakan event oleh sanggar seni Wahyu Budoyo untuk memperingati sedekah bumi desa Karangpanas. Pada pelaksanaanya Sanggar Seni Wahyu Budoyo dituntut untuk menggelar pertunjukan pewayangan namun dengan konsep pertunjukkan yang mengedepankan nilai tradisi lokal namun tetap relevan di era arus perkembangan zaman. Sanggar Seni Wahyu Budoyo merupakan kelompok kesenian tradisional yang dalam menyelenggarakan event berdasarkan pengalaman turun temurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses manajemen event pagelaran wayang kulit Sanggar Seni Wahyu Budoyo desa Karangpanas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan sumber data diperoleh dari wawancara dan dokumentasi. Data diolah menggunakan teori model manajemen event dari Joe Goldblatt. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses manajemen event yang dilakukan oleh Sanggar Seni Wahyu Budoyo mulai dari riset yang menghasilkan perumusan naskah, tujuan event, serta penentuan tanggal dan lokasi event yang diselenggarakan. Desain meliputi penyusunan konsep acara, penulisan naskah, alur cerita, dan desain musik iringan. Perencanaan meliputi perencanaan tata panggung, tata suara, dan gamelan wayang yang digunakan. Koordinasi meliputi pembagian tugas tim serta penerapan koordinasi ketika acara berlangsung. Tahap Evaluasi melalui diskusi bersama. Keunikan pada proses pelaksanaan event ini terdapat proses ritual di petilasan pertapaan yang wajib dilakukan oleh dalang. Sanggar Seni Wahyu Budoyo telah menerapkan prinsip prinsip manajemen event model Goldblatt meskipun belum sepenuhnya sistematis. Hal ini disesuaikan dengan konteks kesenian tradisional, dengan tetap mempertahankan nilai-nilai budaya lokal.
Kata kunci: Event Budaya, Manajemen event, Pagelaran Wayang Kulit
Tidak tersedia versi lain