Text
SKRIPSI PERSEPSI PUBLIK TERHADAP PENGGUNAAN MEME DALAM MEMBANGUN BRAND IMAGE PADA AKUN INSTAGRAM @duolingoindonesia
PERSEPSI PUBLIK TERHADAP PENGGUNAAN MEME DALAM MEMBANGUN BRAND IMAGE PADA AKUN INSTAGRAM @duolingoindonesia
Syauqi Qolby Aysyakur, Deani Prionazvi Rhizky, Fitria Khairum Nisa
Duolingo Indonesia merupakan akun cabang di Instagram milik Duolingo untuk dapat meraih audiens lokal dari Indonesia. Dalam memasarkan brand mereka, Duolingo Indonesia menggunakan meme yang berasal dari brand induknya yang dicampur dengan budaya atau trend yang ada di Indonesia dan disebarkan melalui Instagram. Hal tersebut menjadikan Duolingo Indonesia berbeda dengan brand edukasi bahasa asing lainnya yang berfokus pada memasarkan program-program mereka secara langsung sehingga dapat memicu persepsi dari publik. Maka dari itu perlu diketahui bagaimana persepsi masyarakat Indonesia terhadap penggunaan meme dalam membangun brand image pada akun instagram @duolingoindonesia. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif dengan paradigma interpretif yang datanya diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teori yang digunakan dalam penelitian adalah konsep persepsi dan teori brand image. Informan dipilih berdasarkan beberapa kriteria yaitu berusia 18 hingga 34 tahun dan pernah menonton konten meme Duolingo Indonesia minimal lebih dari 5 konten atau follow akun Instagram Duolingo Indonesia minimal 1 bulan. Duolingo Indonesia berhasil dalam membangun persepsi dan brand image yang positif dengan beragam asosiasi-asosiasi menurut respon dari informan penelitian ditinjau dari berbagai dimensi dalam brand image seperti identitas, sifat, asosiasi, sikap, dan manfaat brand. Dengan memanfaatkan berbagai dimensi brand image dalam konten-konten mereka, Duolingo Indonesia dapat menjadi brand yang berbeda dengan brand-brand edukasi bahasa asing lainnya menurut informan penelitian.
Kata kunci: Brand Image, Duolingo Indonesia, Instagram, Meme, Persepsi
Tidak tersedia versi lain