Text
SKRIPSI PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN RQA (READING, QUESTIONING, AND ANSWERING) TERHADAP KETERCAPAIAN KEMAMPUAN ARGUMENTASI ILMIAH SISWA SMP
Keterampilan argumentasi ilmiah sangat penting dimiliki oleh siswa agar mampu menghadapi tantangan abad ke-21. Namun kenyataannya, kemampuan argumentasi ilmiah siswa di Indonesia masih tergolong rendah. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya minat membaca dan penggunaan model pembelajaran yang kurang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh model RQA (Reading, Questioning, and Answering) terhadap ketercapaian kemampuan argumentasi ilmiah siswa. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 9 Magelang dengan sampel yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Kelas VIII C ditetapkan sebagai kelas kontrol, sedangkan VIII D sebagai kelas eksperimen.
Penelitian menggunakan metode quasi experimental design berbentuk nonequivalent control group design. Data dikumpulkan melalui tes uraian sebanyak 5 butir. Analisis data dilakukan menggunakan uji Mann Whitney untuk melihat perbedaan rata-rata hasil belajar antara kedua kelas, serta uji N-Gain untuk melihat peningkatan skor. Hasil uji Mann Whitney menunjukkan nilai signifikansi < 0,000 pada aspek kelengkapan organ dan keilmiahan yang berarti ada perbedaan nilai rata-rata kemampuan argumentasi ilmiah siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dilanjutkan hasil uji N-Gain didapatkan hasil 0,70 kategori sedang pada kelas eksperimen dan 0,32 kategori sedang pada kelas kontrol dalam argumentasi ilmiah aspek kelengkapan organ. Selanjutnya dihasilkan uji N-Gain 0,63 kategori sedang pada kelas eksperimen dan 0,25 kategori rendah pada kelas kontrol dalam argumentasi ilmiah aspek keilmiahan. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran RQA (Reading, Questioning, and Answering) berpengaruh terhadap ketercapaian kemampuan argumentasi ilmiah siswa.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain