Text
SKRIPSI PENGARUH KEKAYAAN PEMERINTAH DAERAH, KUALITAS AUDIT DAN PENDAPATAN PER KAPITA TERHADAP KEPATUHAN INTERNET FINANCIAL REPORTING (IFR) : PERAN GEOGRAFIS PEMERINTAH DAERAH
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kekayaan pemerintah daerah, kualitas audit, dan pendapatan per kapita terhadap kepatuhan Internet Financial Reporting (IFR) dengan mempertimbangkan peran letak geografis sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif karena tujuan utama penelitian adalah menganalisis hubungan dan pengaruh antar variabel yang dapat diukur secara objektif dan dinyatakan dalam bentuk angka. Populasi penelitian mencakup seluruh pemerintah daerah tingkat kabupaten dan kota di Indonesia periode 2022-2023. Sampel penelitian sebanyak 1.022 observasi dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data sekunder diperoleh dari Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD), Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK, dan data BPS. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekayaan pemerintah daerah dan kualitas audit tidak berpengaruh terhadap kepatuhan IFR, sedangkan pendapatan per kapita berpengaruh negatif terhadap kepatuhan IFR, karena tingginya pendapatan per kapita tidak selalu diikuti oleh peningkatan kepatuhan IFR. Letak geografis terbukti memperlemah pengaruh kekayaan pemerintah daerah terhadap kepatuhan IFR, namun memperkuat pengaruh kualitas audit dan pendapatan per kapita terhadap kepatuhan IFR. Penelitian ini memberikan saran bahwa pemerintah daerah perlu meningkatkan komitmen kelembagaan dan infrastruktur teknologi informasi untuk mendorong transparansi dan akuntabilitas melalui IFR, dengan mempertimbangkan kondisi geografis masing-masing wilayah.
Kata Kunci: Kekayaan Pemerintah Daerah, Kualitas Audit, Pendapatan Per Kapita, Internet Financial Reporting, Letak Geografis
Tidak tersedia versi lain