Text
TUGAS AKHIR ANALISIS ABILITY TO PAY DAN WILLINGNESS TO PAY ANGKUTAN WISATA BOROBUDUR RUTE TERMINAL TIDAR - CANDI BOROBUDUR - BUKIT RHEMA GEREJA AYAM
Latar belakang penelitian ini adalah belum tersedianya angkutan wisata khusus yang
terintegrasi dan terjangkau di kawasan Borobudur sehingga wisatawan masih banyak mengandalkan
kendaraan pribadi atau sewaan. Hal tersebut menimbulkan kemacetan dan menurunkan efisiensi
aksesibilitas wisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Ability to Pay (ATP), Willingness
to Pay (WTP), serta Biaya Operasional Kendaraan (BOK) pada perencanaan angkutan wisata di
Kawasan Candi Borobudur dengan rute Terminal Tidar – Candi Borobudur – Bukit Rhema Gereja
Ayam.
Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan survei kuesioner kepada 120
responden wisatawan dan non-wisatawan. Nilai ATP dihitung menggunakan metode household
budget berdasarkan pendapatan, alokasi biaya transportasi, dan frekuensi perjalanan, sedangkan
nilai WTP diperoleh dari persepsi tarif yang bersedia dibayar responden. Perhitungan BOK
dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Nomor
SK.687/AJ.206/DRJD/2002.
Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata nilai ATP wisatawan lebih tinggi dibandingkan
dengan WTP dan BOK. Hal ini menandakan bahwa wisatawan secara ekonomi mampu membayar
tarif yang lebih tinggi, namun kesediaan untuk membayar masih di bawah kemampuan tersebut.
Nilai WTP seluruh rute masih berada di atas BOK, sehingga tarif angkutan wisata dapat diterapkan
tanpa subsidi tambahan. Kondisi ini menunjukkan potensi keberlanjutan finansial bagi operator dan
sekaligus mendukung pengembangan sistem transportasi wisata yang efisien, terjangkau, dan
berkelanjutan di kawasan Borobudur.
Tidak tersedia versi lain