Text
TUGAS AKHIR STABILISASI TANAH LEMPUNG EXPANSIF DENGAN KAPUR DOLOMIT UNTUK MENINGKATKAN NILAI CBR, (STUDI KASUS : JALAN OBYEK WISATA GOA JATIJAJAR, KECAMATAN AYAH, KABUPATEN KEBUMEN)
Tanah lempung ekspansif sering menyebabkan kerusakan jalan karena daya
dukung yang rendah dan sifat kembang–susut akibat perubahan kadar air. Kondisi
ini memerlukan upaya stabilisasi tanah dasar yang efektif, salah satunya
menggunakan kapur dolomit yang mudah diperoleh, tersedia secara lokal, dan lebih
ekonomis dibandingkan bahan stabilisasi lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk
mengevaluasi efektivitas kapur dolomit dalam meningkatkan nilai California
Bearing Ratio (CBR) tanah lempung ekspansif.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen di
laboratorium melalui pengujian California Bearing Ratio (CBR). Pengujian
dilakukan pada tanah lempung dengan variasi campuran kapur dolomit sebesar 0%,
5%, 10%, 15%, dan 20% dari berat kering tanah menggunakan alat penetrasi CBR.
Seluruh prosedur pengujian mengacu pada ketentuan dan standar yang berlaku,
yaitu SNI 1744-2012.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan kapur dolomit mempunyai
potensi dalam meningkatkan nilai California Bearing Ratio (CBR) tanah lempung,
dengan nilai maksimum sebesar 4,6% pada campuran 20%. Namun, peningkatan
yang terjadi masih relatif terbatas dan belum menunjukkan perbedaan yang
signifikan dibandingkan dengan nilai CBR awal sebesar 1,8%. Oleh karena itu,
penggunaan kapur dolomit sebagai bahan stabilisasi belum sepenuhnya optimal
dalam meningkatkan daya dukung tanah lempung pada kondisi dan lokasi
penelitian ini.
Tidak tersedia versi lain