Text
TUGAS AKHIR STUDI KOMPARATIF PENERAPAN BUILDING INFORMATION MODELING DALAM QUANTITY TAKE OFF PADA STRUKTUR GEDUNG BERTINGKAT (STUDI KASUS: GEDUNG HOTEL ARTOTEL MAGELANG)
Inefisiensi biaya dan pemborosan material merupakan tantangan utama dalam manajemen
proyek konstruksi yang bersumber dari ketidakakuratan estimasi pada tahap perencanaan. Metode
perhitungan Quantity Take Off (QTO) konvensional dengan interpretasi manual gambar 2D dinilai
memiliki keterbatasan visualisasi dan rentan terhadap kesalahan manusia, sehingga berpotensi
menyebabkan pembengkakan anggaran. Sebagai solusi, teknologi Building Information Modeling
(BIM) hadir menawarkan integrasi informasi digital untuk meningkatkan presisi perhitungan dan
pengendalian material. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil QTO dan estimasi biaya
antara metode konvensional dan metode BIM guna mengukur tingkat efisiensi yang dapat dicapai
dalam manajemen konstruksi gedung
Penelitian ini menerapkan metode studi komparatif dengan mengambil studi kasus pada
proyek Gedung Hotel Artotel Magelang. Pemodelan struktur dilakukan menggunakan Autodesk
Revit versi 2026 dengan student license. Proses analisis data dilakukan dengan membandingkan
volume beton dan panjang tulangan dari model BIM terhadap hasil perhitungan manual yang
mengacu pada gambar detailed engineering design. Selanjutnya, QTO dari kedua metode tersebut
dikonversi menjadi rencana anggaran biaya menggunakan analisis harga satuan bahan yang sama
untuk mendapatkan selisih biaya yang diakibatkan oleh perbedaan metode perhitungan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode BIM menghasilkan perhitungan QTO yang
lebih efisien dibandingkan metode konvensional. Berdasarkan analisis komparasi, tercatat selisih
volume beton sebesar 0,2% dan selisih panjang besi tulangan sebesar 2,375%. Efisiensi QTO
material tersebut berkorelasi langsung terhadap biaya, dengan ditemukannya potensi penghematan
anggaran sebesar Rp 102.604.644 atau setara dengan 1,01%. Penelitian menyimpulkan bahwa
metode BIM lebih presisi dalam aspek akurasi geometri dan efisiensi material, terutama pada elemen
dengan bentuk tidak beraturan dan detail penulangan yang kompleks.
Tidak tersedia versi lain