Text
TUGAS AKHIR PENGARUH PENAMBAHAN ABU GERGAJI KAYU TERHADAP PENINGKATAN STABILITAS TANAH LEMPUNG MENGGUNAKAN PENGUJIAN CBR (Studi Kasus: Jalan Purwodadi–Semarang, Kabupaten Grobogan Provinsi Jawa Tengah)
Tanah dasar Jalan Purwodadi–Semarang memiliki jenis tanah lempung yang
dikenal sifat kembang susutnya tinggi sehingga menyebabkan kerusakan karena
daya dukungnya rendah. Maka perlu dilakukan stabilisasi tanah salah satunya
memanfaatkan abu gergaji kayu yang bersifat hidrofobik untuk menurunkan kadar
air dan meningkatkan daya dukung. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh
abu gergaji kayu terhadap peningkatan sifat fisis dan mekanis tanah lempung
melalui peningkatan nilai California Bearing Ratio (CBR).
Metode penelitian yang digunakan meliputi pengujian analisis saringan,
kadar air, berat jenis, batas-batas atterberg, pemadatan tanah laboratorium, dan
CBR Laboratorium. Variasi penambahan abu gergaji kayu sebesar 0%, 4%, 8%,
12%, dan 15% terhadap berat kering tanah. Analisis data pada penelitian dilakukan
dengan uji ANNOVA (analysis of variance) single factor. Sampel tanah diambil dari
ruas jalan Purwodadi-Semarang, Kabupaten Grobogan, Provinsi Jawa Tengah.
Hasil uji CBR Laboratorium menunjukkan nilai CBR tanah meningkat dari
6,64% menjadi 17,39% pada penambahan abu gergaji kayu 8%, namun kembali
menurun dengan penambahan 12% dan 15%, Nilai tersebut sesuai dengan kriteria
tanah subgrade yang dinyatakan baik menurut spesifikasi Bina Marga. Hal ini
mengindikasikan bahwa penambahan abu gergaji kayu 8% efektif dalam
memperbaiki daya dukung tanah lempung.
Tidak tersedia versi lain