Text
SKRIPSI ANALISIS PERFORMA TURBIN ANGIN SAVONIUS DENGAN VARIASI KECEPATAN ANGIN DI UNIVERSITAS TIDAR MENGGUNAKAN METODE COMPUTATIONAL FLUID DYNAMICS
Pemanfaatan energi angin menjadi alternatif energi terbarukan dalam mengurangi ketergantungan terhadap pembangkit listrik menggunakan batubara yang ketersediaannya semakin menipis. Turbin angin Savonius heliks dimanfaatkan sebagai solusi untuk skala kecil karena mampu beroperasi pada kecepatan angin rendah dan fluktuatif di daerah pemukiman. Penelitian ini menganalisis performa turbin angin Savonius menggunakan tipe heliks 3 blade dengan sudut puntir 180° berdasarkan variasi kecepatan angin dan sudut arah datang angin. Analisis dilakukan menggunakan simulasi computational fluid dynamics (CFD). Data kecepatan angin diperoleh dari pengukuran di rooftop Gedung Fakultas Ekonomi Universitas Tidar pukul 08.00, 10.00, 12.00, 14.00, dan 16.00 dengan rata-rata masing-masing 1,9 m/s; 2,0 m/s; 2,2 m/s; 2,2 m/s; dan 2,0 m/s. Variasi sudut arah datang angin yang digunakan, yaitu 15°, 25°, dan 35°. Parameter performa yang dianalisis meliputi daya turbin (PT), koefisien daya (Cp), putaran turbin (rpm), dan tip speed ratio (TSR). Hasil penelitian menunjukkan, sudut arah datang angin 15° memberikan performa paling optimal dengan nilai PT sebesar 0,0356 watt, Cp sebesar 0,0931, putaran turbin 122 rpm dan TSR 0,525. Kondisi ini disebabkan oleh aliran angin yang lebih searah terhadap rotor turbin sehingga penangkapan energi kinetik angin lebih efektif dan pembentukan dragging flow di sisi cembung returning blade serta pusaran lebih rendah, sehingga torsi negatif berkurang. Performa tertinggi terjadi pada pukul 12.00 dan 14.00 ketika kecepatan angin berada diatas 2,0 m/s. Nilai Cp mengalami penurunan karena energi angin yang dikonversi tidak maksimal.
Tidak tersedia versi lain