Text
SKRIPSI PEMODELAN TERMOKIMIA PROSES FISCHER-TROPSCHKONVERSI LIMBAH KULIT KOPI MENJADI LIQUID HIDROKARBON DENGANTIPE REAKTOR FIXED BED MENGGUNAKAN ASPEN PLUS
Energi merupakan kebutuhan utama dalam berbagai aktivitas manusia, sementara ketersediaan energi fosil terus mengalami penurunan. Kondisi ini mendorong pengembangan sumber energi terbarukan, salah satunya biomassa. Limbah kulit kopi, yang melimpah sebagai hasil samping industri perkebunan, memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku konversi energi. Melalui proses gasifikasi, limbah kulit kopi dapat diubah menjadi gas sintesis (syngas), yang selanjutnya dikonversi menjadi hidrokarbon cair melalui proses sintesis Fischer–Tropsch. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemodelan termokimia pada proses sintesis Fischer–Tropsch, menganalisis distribusi produk hidrokarbon, serta mengevaluasi selektivitas hidrokarbon yang dihasilkan. Proses sintesis Fischer–Tropsch dimodelkan dan disimulasikan menggunakan perangkat lunak Aspen Plus. Metode penelitian yang digunakan adalah simulasi berbasis pemodelan termokimia dengan variasi kondisi operasi, yaitu tiga variasi suhu reaktor sebesar 200 °C, 220 °C, dan 240 °C, serta dua variasi tekanan sebesar 10 bar dan 25 bar. Dalam simulasi, syngas terlebih dahulu dikompresi hingga mencapai kondisi operasi reaktor, kemudian dialirkan ke reaktor Multi-Tube Fixed Bed Reactor (MFBR) tempat reaksi Fischer–Tropsch berlangsung. Produk reaksi selanjutnya didinginkan untuk memisahkan fasa, kemudian dipisahkan menjadi fraksi gas, hidrokarbon cair (C₅⁺), dan air. Hasil simulasi menunjukkan bahwa variasi suhu dan tekanan berpengaruh signifikan terhadap selektivitas produk hidrokarbon. Pada kondisi suhu rendah (200 °C) dan tekanan tinggi (25 bar), fraksi hidrokarbon berat (C₅⁺) mencapai nilai tertinggi sebesar 13,35%. Sebaliknya, pada suhu lebih tinggi dan tekanan lebih rendah, fraksi C₅⁺ menurun disertai peningkatan fraksi gas ringan akibat reaksi cracking.
Tidak tersedia versi lain