Text
SKRIPSI STUDI ETNOMEDISIN BERBASIS TUMBUHAN PADA MASYARAKAT DESA NGLUWAR KABUPATENMAGELANG SEBAGAI BUKU REFERENSI
Pemanfaatan tumbuhan sebagai bahan pengobatan tradisional merupakan salah satu
tradisi masyarakat Indonesia, salah satunya masyarakat Desa Ngluwar.
Pemanfaatan tumbuhan obat dalam praktik budaya pengobatan tradisional
didasarkan pada pengetahuan lokal masyarakat yang diperoleh secara turun
temurun secara lisan dari nenek moyang setempat tanpa terdokumentasi dengan
baik.
Sehingga pengetahuan lokal tersebut rawan terdegradasi seiring
perkembangan zaman, khususnya di kalangan generasi muda. Salah satu solusi
yang dapat dilakukan adalah mengkaji budaya praktik pengobatan tradisional
berbasis tumbuhan pada masyarakat Desa Ngluwar melalui studi etnomedisin.
Hasil penelitian etnomedisin selanjutnya dikembangkan menjadi sumber informasi
cetak dalam bentuk buku referensi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi profil
etnomedisin berbasis tumbuhan dalam praktik budaya pengobatan tradisional
masyarakat Desa Ngluwar serta untuk mengetahui kelayakan buku referensi hasil
pengembangan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development
(R&D) dengan model pengembangan 4D yang meliputi define, design, develop, dan
disseminate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Ngluwar
menggunakan 33 jenis spesies tumbuhan untuk menyembuhkan 45 jenis penyakit
yang memanfaatkan tumbuhan dalam pengobatan. Pengobatan batuk merupakan
jenis pengobatan yang paling banyak menggunakan tumbuhan dalam pengobatan.
Terdapat 8 jenis tumbuhan yang digunakan dalam pengobatan batuk. Bagian
tumbuhan yang paling banyak dimanfaatkan adalah daun. Cara pengolahan dan
penggunaan paling banyak dilakukan dengan teknik olahan rebus dengan metode
penggunaan secara per oral yaitu diminum. Hasil validasi ahli materi buku referensi
memperoleh skor rata-rata 91% dengan kategori sangat layak, sementara validasi
ahli media memperoleh rata-rata skor 90% dengan kategori sangat layak. Buku
referensi mendapat respons positif dari masyarakat, hasil uji respons masyarakat
terhadap buku referensi memperoleh skor rata-rata 96,9% dengan kategori sangat
layak.
Tidak tersedia versi lain