Text
SKRIPSI PENGELOLAAN BANK SAMPAH DENGAN PENDEKATAN INSTITUTIONAL ANALYSIS AND DEVELOPMENT FRAMEWORK (IAD) (STUDI KASUS: BANK SAMPAH INDUK (BSI) TARUDAN LESTARI, KECAMATAN BANDONGAN, KABUPATEN MAGELANG)
Penelitian ini menjelaskan tentang fenomena TPA Pasuruhan Kabupaten Magelang yang mengalami penumpukan sampah berlebih sehingga ditutup. Bank Sampah Unit(BSU) dan Bank Sampah Induk(BSI) dibentuk sebagai langkah awal mengelola sampah sebelum disetorkan ke Tempat Pembuangan Akhir(TPA). Namun, fakta di lapangan masih ada hal yang membuat bank sampah tidak efektif. Faktor penyebab ketidakefektifan bank sampah induk dengan permasalahan banyaknya warga yang membakar dan membuang sampah sembarangan, musyawarah tidak berjalan dengan semestinya karena tidak adanya aturan dalam mengambil keputusan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab pengelolaan Bank Sampah Induk Tarudan Lestari yang tidak efektif dengan menggunakan Institutional Analysis and Development Framework. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dan teknik pengumpulan data yaitu studi pustaka dan studi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bank Sampah Induk Tarudan Lestari, Bandongan, Magelang memiliki beberapa faktor penyebab ketidakefektifan dalam mengelola bank sampah induk. Hal terebut terletak pada pengaruh budaya, choice rules dan aggregation rules serta variabel informasi pada arena aksi. Pengaruh budaya ditandai dengan masih banyak warga yang membakar dan membuang sampah sembarangan, pada choice rules tidak ada aturan yang dibuat untuk memilih sebuah keputusan, pada aggregation rules, tidak ada aturan untuk muayawarah bersama dengan anggota yang lain sehingga dalam memutuskan sebuah masalah tidak mendapat sudut pandang yang luas, terakhir pada bagian informasi perlu memperluas informasi yang dibutuhkan.
Kata kunci : Pengelolan Sampah;Bank Sampah Induk
Tidak tersedia versi lain