Text
SKRIPSI NILAI KEARIFAN LOKAL PADA LEGENDA NAYA SENTIKA KARYA UMI FARIDA DAN IMPLEMENTASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VII SMP
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemerosotan nilai-nilai kearifan lokal yang berdampak pada berkurangnya kebersamaan, kejujuran, dan semangat gotong-royong. Nilai dalam legenda diharapkan mampu memperkuat pendidikan karakter melalui penerapan kearifan lokal dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan nilai-nilai kearifan lokal dalam legenda Naya Sentika karya Umi Farida dan implementasinya dalam pembelajaran di SMP. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif. Objek penelitian berupa nilai-nilai kearifan lokal dalam legenda Naya Sentika. Wujud data berupa kata, frasa, kalimat, atau narasi yang memuat nilai kearifan lokal, dengan sumber data dari legenda Naya Sentika. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui membaca intensif disertai teknik pencatatan. Analis data menggunakan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan adanya nilai religius, nilai moral, nilai sosial, nilai estetika, dan nilai budaya. Nilai religius meliputi (1) mendekatkan diri kepada Tuhan, (2) bersabar, (3) kepercayaan terhadap petunjuk Ilahi, (4) keyakinan terhadap pertolongan Tuhan, (5) tawakal. Nilai moral meliputi, (1) keberanian, (2) pantang menyerah, dan (3) kerja keras. Nilai sosial meliputi (1) kerja sama dan (2) gotongroyong. Nilai estetika berupa penggunaan gaya bahasa dan nilai budaya berupa seni ukir. Temuan ini dapat diintegrasikan dalam bahan ajar Bahasa Indonesia kelas VII untuk mengembangkan kemampuan menulis teks naratif.
Tidak tersedia versi lain