Text
SKRIPSI KORELASI PENGUASAAN KOSAKATA TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS BERITA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 12 MAGELANG
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan penguasaan kosakata siswa yang berdampak pada kemampuan menulis teks berita. Keterbatasan tersebut menyebabkan ide yang ingin disampaikan menjadi kurang berkembang. Teks berita dipilih sebagai objek kajian karena merupakan salah satu jenis teks yang menuntut ketepatan diksi, kejelasan informasi, serta penggunaan kosakata yang sesuai kaidah jurnalistik. Oleh karena itu, penguasaan kosakata menjadi aspek penting dalam keterampilan menulis teks berita yang baik dan informatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan tingkat penguasaan kosakata siswa, (2) mendeskripsikan tingkat kemampuan menulis teks berita siswa, dan (3) mendeskripsikan besarnya korelasi antara penguasaan kosakata dengan kemampuan menulis teks berita. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian adalah kemampuan siswa kelas VII SMP Negeri 12 Magelang yang berjumlah 184 siswa, dengan sampel sebanyak 60 siswa yang ditentukan melalui teknik purposive sampling, yaitu dipilih berdasarkan kemampuan awal siswa dalam memahami materi dan menulis teks berita. Data dikumpulkan melalui tes objektif untuk mengukur penguasaan kosakata dan tes unjuk kerja untuk mengukur kemampuan menulis teks berita. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, uji linearitas, dan uji korelasi pearson product moment dengan bantuan program SPSS 27.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) penguasaan kosakata siswa berada dalam kategori sangat baik dengan rentang interval 84,5-90,5, (2) kemampuan menulis teks berita siswa berada dalam kategori baik dengan rentang interval 73,5-80,5, serta (3) terdapat hubungan positif dan signifikan antara penguasaan kosakata dan kemampuan menulis teks berita dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,976 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi penguasaan kosakata yang dimiliki siswa, semakin baik pula kemampuan mereka dalam menyusun teks berita secara terstruktur, komunikatif, dan sesuai dengan kaidah kebahasaan. Saran yang diajukan, yaitu (1) guru diharapkan meningkatkan pembelajaran kosakata melalui kegiatan kontekstual dan memberi umpan balik terhadap penggunaan bahasa dalam teks berita, (2) sekolah perlu mendukung kegiatan literasi seperti pojok baca dan lomba menulis untuk menumbuhkan minat menulis siswa, dan (3) peneliti selanjutnya dapat menambahkan variabel lain, seperti motivasi atau kemampuan berpikir kritis, agar hasil penelitian lebih komprehensif.
Tidak tersedia versi lain