Text
SKRIPSI PENGARUH PELATIHAN, BUDAYA ORGANISASI, DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT DASAR KARYA UTAMA KABUPATEN MAGELANG
Karyawan merupakan aspek penting dalam perusahaan, kinerja yang dilakukan oleh karyawan dapat menentukan keberhasilan suatu perusahaan. Kinerja karyawan sendiri dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya pelatihan, budaya organisasi, dan disiplin kerja. Pada penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh pelatihan, budaya organisasi, dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan PT Dasar Karya Utama. Teknik pengumpulan sampel dihitung menggunakan rumus slovin dengan jumlah sampel yang diperoleh 199 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling dengan metode simple random sampling. Pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Analisis data yang dilakukan dengan uji analisis statistic deskriptif, analisis regresi linear berganda, uji asumsi klasik, analisis linear berganda serta uji hipotesis dengan menggunakan SPSS versi 26. Hasil uji yang diperoleh menunjukkan bahwa pelatihan berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan, budaya organisasi berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan, dan disiplin kerja berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap kinerja karyawan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, implikasi dalam penelitian ini perusahaan perlu meningkatkan lagi frekuensi pelatihan bagi karyawan yang sebelumnya pelatihan hanya dilakukan sekali di hari pertama karyawan bekerja, menjadi lebih rutin dan terjadwal, serta melakukan Training Needs Analysis agar materi pelatihan sesuai dengan kebutuhan yang ada di lapangan. Pada penelitian ini membuktikan bahwa budaya organisasi berpengeruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan, oleh karena itu perusahaan perlu menanamkan nilai-nilai inti sesuai dengan visi dan misi perusahaan secara konsisten agar meningkatkan komitmen karyawan yang dapat mendongkrak kinerja karyawan. Sedangkan untuk variabel disiplin kerja tidak terdapat pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kinerja karyawan, implikasinya perusahaan tidak dapat hanya mengandalkan aturan ketat atau sanksi untuk meningkatkan kinerja, perusahaan harus lebih fokus pada perbaikan sistem kompensasi, motivasi, atau lingkungan kerja fisik guna mendorong kinerja karyawan.
Kata Kunci : Kinerja Karyawan, Budaya Organisasi, Pelatihan, Displin Kerja.
Tidak tersedia versi lain