Text
SKRIPSI KAJIAN RISIKO KESELAMATAN KERJA PADA PEKERJAAN STRUKTUR BAWAH DAN STRUKTUR ATAS MENGGUNAKAN METODE HIRADC Studi Kasus: Proyek Pembangunan Jalan Tol Solo-Yogyakarta-YIA)
Menurut data Kementerian Ketenagakerjaan pada tahun 2023, tercatat
sebanyak 370.747 kasus kecelakaan kerja di Indonesia, dengan sekitar 0,80 persen
melibatkan pekerja di sektor jasa konstruksi. Pekerjaan struktur atas dan struktur
bawah pembangunan jalan tol memiliki potensi bahaya yang besar. Tujuan dari
penelitian adalah mengetahui tingkat risiko yang terjadi pada tahap pekerjaan
struktur atas dan struktur bawah, dan mengetahui perbandingan risiko pada saat
sebelum dan sesudah dilakukan pengendalian.
Penelitian ini meninjau pada proyek Pembangunan Jalan Tol Solo
Yogyakarta–YIA dengan metode pengumpulan data berupa observasi lapangan,
wawancara, dan penilaian risiko. Penelitian ini mengacu Permen PUPR No. 10
Tahun 2021 tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi.
Penelitian ini menggunakan metode pengolahan data, yaitu metode Hazard
Identification, Risk Assesment, and Determining Control (HIRADC).
Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa identifikasi bahaya dan
risiko pada pekerjaan struktur atas dan struktur bawah didapat variabel bahaya
sebanyak 88 bahaya dan variabel risiko sebanyak 104 risiko. Berdasarkan hasil
penelitian, menghasilkan perbandingan nilai risiko sebelum dan sesudah
pengendalian pada pekerjaan struktur atas dan struktur bawah menghasilkan
penurunan risiko besar dan sedang yang menunjukkan bahwa pengendalian risiko
yang dilakukan berhasil untuk meningkatkan keselamatan pekerja dan membuat
pekerjaan menjadi aman dan efisien.
Tidak tersedia versi lain