Text
SKRIPSI PENGEMBANGAN MODUL AJAR HYPERCONTENT DENGAN PENDEKATAN PROBLEM BASED LEARNING MATERI BIOTEKNOLOGI UNTUK SISWA SMA
Pendidikan adalah elemen yang sangat penting dalam menghadapi berbagai
tantangan di abad ke-21, pendidikan adalah kunci utama untuk mempersiapkan
individu yang berhasil dan sesuai dengan kebutuhan di zaman modern ini.
Paradigma pendidikan abad ke-21 harus bisa membangun suasana pembelajaran
yang aktif, di mana siswa termotivasi untuk terus belajar, berinovasi, dan
berkolaborasi. Selain itu, pendidikan juga perlu mengasah keterampilan yang
relevan dengan tuntutan revolusi industri 4.0, seperti keterampilan teknologi
informasi, keterampilan berpikir kritis, dan kemampuan berkomunikasi secara
efektif (Wajdi, dkk. 2024).
Kurikulum Merdeka menekankan pentingnya proses belajar mengajar yang
berpusat pada siswa, kontekstual, diferensiatif, serta mendorong pengembangan
keterampilan abad ke-21 seperti kolaborasi, kreativitas, kemampuan komunikasi
dan kemampuan berpikir kritis (Kemendikbudristek, 2022). Berdasarkan hasil
observasi di SMA N 2 Magelang diperoleh bahwa SMA Negeri 2 Magelang telah
menerapkan Kurikulum Merdeka yang menuntut pembelajaran berpusat pada siswa,
kontekstual, dan mampu mengembangkan keterampilan abad ke-21. Kurikulum
Merdeka yang sekarang diterapkan dalam sistem pendidikan di Indonesia
memberikan keleluasaan kepada guru untuk merancang proses pembelajaran
berdasarkan kebutuhan, minat, dan tahap perkembangan siswa (Pitaloka & Arsanti,
2022) salah satunya yaitu dengan membuat bahan ajar berupa modul ajar. Namun
berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan guru biologi, bahan ajar yang
sering digunakan guru maupun siswa hanya berupa buku paket, PPT, lembar
panduan praktikum, internet.
Tidak tersedia versi lain