Text
SKRIPSI PENGARUH BERBAGAI KONSENTRASI PGPR DAN DOSIS KASCING TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN EDAMAME (Glycine max (L.) Merril)
ABSTRAK
HASTINA WIDYASTI
Pengaruh Berbagai Konsentrasi PGPR dan Dosis Kascing terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Edamame (Glycine max (L.) Merril). Dibimbing oleh MUZAYYANAH RAHMIYAH dan EKA NUR JANNAH.
Edamame merupakan tanaman semusim bernilai ekspor tinggi, namun produksi dalam negeri masih belum mampu memenuhi kebutuhan ekspor sebesar 480 ton. Upaya peningkatan produksi dapat dilakukan dengan penggunaan PGPR dan kascing, namun efektivitas kombinasi keduanya pada budidaya tanaman edamame belum pernah dilaporkan. Penelitian bertujuan menganalisis konsentrasi PGPR dan dosis kascing optimal terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman edamame. Penelitian dirancang menggunakan Rancangan Split-Plot dengan PGPR sebagai petak utama (0 ml/l, 5 ml/l, 10 ml/l, dan 15 ml/l) dan kascing sebagai anak petak (0 ton/ha (0 g/petak), 8 ton/ha (1.352 g/petak), 16 ton/ha (2.704 g/petak), dan 24 ton/ha (4.056 g/petak)). Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA). Pengujian lebih lanjut menggunakan uji orthogonal polynomial untuk faktor pertama (PGPR), faktor kedua (kascing), dan interaksi kedua faktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi PGPR 12,5 ml/l memberikan umur berbunga tercepat. Pemberian kascing dengan dosis 17,09 ton/ha (2.888 g/petak) memberikan umur berbunga tercepat. Kombinasi PGPR 10,6–11,68 ml/l dan kascing 8-16 ton/ha (1.352 – 2.704 g/petak) mampu memberikan hasil panjang akar, jumlah polong total, dan jumlah polong isi tertinggi. Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi PGPR dengan konsentrasi tertentu dan kascing dengan dosis tertentu mampu memberikan efek sinergis dalam meningkatkan komponen hasil tanaman edamame.
Kata kunci: dosis, edamame, kascing, konsentrasi, PGPR
Tidak tersedia versi lain