Text
SKRIPSI PENGARUH PENAMBAHAN Spirulina platensis FERMENTASI DALAM AIR MINUM TERNAK TERHADAP KADAR BAHAN KERING, BAHAN ORGANIK, DAN PROTEIN KASAR DAGING ITIK MAGELANG
ABSTRAK
IZZATUL WAFIROH
Pengaruh Penambahan Spirulina Platensis Fermentasi dalam Air Minum Ternak Terhadap Kadar Bahan Kering, Bahan Organik, dan Protein Kasar Daging Itik Magelang. Dibimbing oleh Lilis Hartati dan Amrih Prasetyo.
Spirulina platensis memiliki kandungan nutrisi yang tinggi, sehingga dapat dijadikan potensi yang cukup baik sebagai bahan nutrisi tambahan bagi ternak. Spirulina yang fermentasi dapat meningkatkan nilai gizi, bioaktivitas, dan ketersediaan nutrisinya. Spirulina yang difermentasi memiliki protein, asam lemak, dan asam amino yang lebih tinggi dibandingkan dengan spirulina yang tidak difermentasi. Peningkatan kualitas air minum ternak dengan penambahan spirulina fermentasi diharapkan dapat meningkatkan kualitas kimiawi daging itik Magelang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan spirulina fermentasi dalam air minum ternak terhadap kadar bahan kering, bahan organik, dan protein kasar daging itik Magelang dan akan dianalisis menggunakan analisis proksimat. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan: P0 (tanpa spirulina fermentasi), P1 (air minum + 5% spirulina fermentasi), P2 (air minum + 10% spirulina fermentasi), dan P3 (air minum + 15% spirulina fermentasi) serta 5 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan spirulina fermentasi dalam air minum ternak dengan dosis 5%, 10%, dan 15% tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) terhadap kadar bahan kering, bahan organik, dan protein kasar daging itik Magelang.
Kata kunci: analisis proksimat, bahan kering, bahan organik, fermentasi, itik magelang, protein kasar, spirulina platensis
Tidak tersedia versi lain