Text
SKRIPSI PENGARUH FERMENTASI LIMBAH KULIT SINGKONG (Manihot utilissima crantz) MENGGUNAKAN LIMA STARTER BERBEDA TERHADAP KADAR SK, ADF DAN NDF
ABSTRAK
MUHAMMAD RIZAL HIDAYATULLOH. Pengaruh Fermentasi Limbah Kulit Singkong (Manihot utilissima crantz) Menggunakan Lima Starter Berbeda terhadap Kadar SK, ADF dan NDF. Dibimbing oleh TRI PUJI RAHAYU dan RAHMA WULAN IDAYANTI.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh fermentasi limbah kulit singkong (Manihot utilissima crantz) menggunakan lima jenis starter berbeda terhadap kadar serat kasar (SK), Acid Detergent Fiber (ADF), dan Neutral Detergent Fiber (NDF), serta menentukan starter yang paling efektif dalam meningkatkan kualitas nutrisi kulit singkong sebagai bahan pakan ternak. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan enam perlakuan dan empat ulangan, yaitu P0 (kulit singkong tanpa starter), P1 (ragi oncom 6%), P2 (ragi tape 6%), P3 (ragi tempe 6%), P4 (angkak 6%), dan P5 (EM4 6%). Parameter yang diamati meliputi kadar SK, ADF, dan NDF dengan analisis sidik ragam (ANOVA) dan uji lanjut DMRT pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fermentasi kulit singkong memberikan pengaruh nyata (P0,05) terhadap kadar ADF. Starter EM4 menghasilkan kadar serat kasar terendah sebesar 11,91%, sedangkan starter ragi tempe (Rhizopus oligosporus) memberikan hasil NDF paling rendah yaitu 33,80%. Berdasarkan hasil tersebut, starter EM4 dan ragi tempe merupakan perlakuan terbaik dalam menurunkan kadar serat kasar dan NDF.
Kata kunci: ADF (Acid Detrgent Fiber), EM4, fermentasi, kulit singkong, NDF (Neutral Detergent Fiber)
Tidak tersedia versi lain