Text
SKRIPSI NILAI KECERNAAN SILASE RUMPUT PAKCHONG YANG DIBERI EKSTRAK KULIT PISANG KEPOK FERMENTASI
ABSTRAK
FAJAR KURNIA SANI. Nilai Kecernaan Silase Rumput Pakchong yang diberi Ekstrak Kulit Pisang Kepok Fermentasi. Dibimbing oleh Mohamad Haris Septian dan Tri Puji Rahayu.
Rumput pakchong merupakan hijauan yang berproduksi tinggi dan memiliki kualitas yang baik yang dapat dijadikan sebagai silase. Penelitian bertujuan untuk memanfaatkan ekstrak kulit pisang kepok fermentasi sebagai probiotik dalam pembuatan silase. Variabel yang diamati yaitu kecernaan bahan kering dan kecernaan bahan organik. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Terpadu Universitas Tidar, Magelang, Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 4 perlakuan dan 5 ulangan yaitu: P0= Rumput Pakchong + 0% Ekstrak kulit pisang kepok fermentasi (kontrol), P1= Rumput Pakchong + 1% Ekstrak kulit pisang kepok fermentasi, P2= Rumput Pakchong + 3% Ekstrak kulit pisang kepok fermentasi , P3= Rumput Pakchong + 5% Ekstrak kulit pisang kepok fermentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap perlakuan dengan penambahan ekstrak kulit pisang kepok fermentasi dengan taraf yang berbeda memperoleh hasil yang tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) terhadap kecernaan bahan kering dan kecernaan bahan organik. Keberadaan BAL pada ekstrak kulit pisang kepok fermentasi belum mampu meningkatkan kualitas silase rumput pakchong dan kecernaannya dikarenakan kandungan BAL pada cairan ekstrak kulit pisang kepok lebih mudah mencerna BETN dibandingkan serat kasar.
Kata kunci: ekstrak kulit pisang kepok fermentasi, rumput pakchong, silase
Tidak tersedia versi lain