Text
SKRIPSI PENGARUH PENAMBAHAN Spirulina platensis FERMENTASI TERHADAP BOBOT KARKAS, LIMPA, HATI, DAN pH DIGESTA ITIK MAGELANG JANTAN UMUR 8 MINGGU
ABSTRAK
FABIAN NAPOSSO HUTAGAOL, Pengaruh Penambahan Spirulina platensis Fermentasi Terhadap Bobot Karkas, Limpa, Hati dan pH Digesta Itik Magelang Jantan Umur 8 Minggu. Dibimbing oleh LILIS HARTATI dan AMRIH PRASETYO.
Itik Magelang membutuhkan nutrisi optimal untuk mendukung produktivitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati pengaruh pemberian fermentasi Spirulina dalam air minum terhadap pertumbuhan dan kesehatan itik Magelang jantan. Penelitian ini menggunakan empat tingkat konsentrasi Spirulina fermentasi dalam air minum, yaitu P0 (0% kontrol), P1 (5%), P2 (10%), dan P3 (15%), yang masing-masing diberikan pada 50 ekor itik. Sampel diambil sebanyak 5 ekor itik dari masing-masing perlakuan. Variabel yang diamati meliputi bobot karkas, limpa, hati, dan pH digesta. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola searah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan Spirulina fermentasi dalam air minum dengan dosis sampai 15% tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) terhadap bobot karkas (810,75 ± 38,29), limpa (1,39 ± 0,26), dan pH digesta (5,10 ± 0,30). Pada bobot hati, kelompok perlakuan P0 (31,08 ± 2,89) secara signifikan lebih rendah dibandingkan dengan kelompok P1 dan P2 (39,23 ± 5,37), sedangkan P3 (35,12 ± 2,26) tidak berbeda nyata dengan perlakuan manapun. Kesimpulan di penelitian ini adalah penambahan Spirulina fermentasi hingga 15% dalam air minum tidak berpengaruh nyata terhadap bobot karkas, limpa, dan pH digesta, tetapi berpengaruh nyata pada bobot hati yang masih dalam kisaran normal. Perlakuan ini tidak menimbulkan gangguan fisiologis dan berpotensi mendukung pertumbuhan itik.
Kata kunci: Fermentasi, Hati, Itik Magelang, Karkas, Limpa, Spirulina platensis
Tidak tersedia versi lain