Text
SKRIPSI EVALUASI BIJI KARIKA SEBAGAI SUBSTITUEN BUNGKIL KEDELAI PADA PAKAN KOMPLIT BERDASARKAN NILAI pH, AMONIA (NH3), DAN VFA PARSIAL SECARA IN VITRO
ABSTRAK
NURMALITA ENDANG SETYA UTAMI. Evaluasi Biji Karika sebagai Substituen Bungkil Kedelai pada Pakan Komplit Berdasarkan Nilai pH, Amonia (NH3), dan VFA Parsial secara In Vitro. Dibimbing oleh MOHAMAD HARIS SEPTIAN, S.Pt., M.Pt. dan Dr. Rahma Wulan Idayanti, S.Pt., M.Si.
Biji karika merupakan limbah hasil industri manisan buah karika yang berpotensi sebagai pakan sumber protein bagi ternak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas substitusi bungkil kedelai dengan biji karika pada pakan komplit berdasarkan nilai pH, amonia (NH3), dan VFA parsial secara in vitro. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni hingga September 2025 di Laboratorium Terpadu Universitas Tidar. Rancangan percobaan pada penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan. Data diuji dengan menggunakan SPSS 27 dimulai dari uji normalitas dengan Shapiro-Wilk kemudian data yang berdistribusi normal diuji ANOVA dengan uji lanjutnya yaitu Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Namun pada data tidak berdistribusi normal maka digunakan uji non-parametrik KruskalWallis dengan uji lanjutnya yaitu Post Hoc Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan biji karika sebagai substituen bungkil kedelai tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) terhadap nilia pH, produksi NH3, asam asetat, dan asam propionat namun memberikan pengaruh nyata (P< 0,05) terhadap produksi asam butirat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa biji karika sebagai substituen bungkil kedelai pada pakan komplit dapat dilakukan tanpa mengganggu fermentasi di dalam rumen.
Kata kunci: Biji karika, Bungkil kedelai, NH3, pH, VFA
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain