Text
SKRIPSI PENGARUH METODE MAKE A MATCH DAN JIGSAW TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS IMAJINASI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 MERTOYUDAN (STUDI KOMPARASI)
Kemampuan menulis merupakan salah satu kompetensi penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Kemampuan ini diperlukan dalam materi menulis teks imajinasi yang menuntut kreativitas, ketepatan struktur, serta penggunaan bahasa yang efektif. Namun, kenyataannya masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam mengembangkan ide, menyusun paragraf secara runtut, dan menggunakan unsur kebahasaan dengan tepat. Hal ini disebabkan oleh pembelajaran yang masih menggunakan pendekatan konvensional dengan berorientasi pada guru (teacher centered). Akibatnya, siswa kurang terdorong untuk berpikir kritis dan kreatif dalam proses menulis. Oleh sebab itu, metode Make a Match dan Jigsaw dapat diterapkan sebagai alternatif metode pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan menulis siswa, sebagaimana ditunjukkan dalam penelitian sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk, membuktikan pengaruh kemampuan menulis teks imajinasi siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Mertoyudan sebelum dan setelah menggunakan metode Make a Match dan Jigsaw, serta membuktikan pengaruh yang lebih signifikan dari penerapan metode Make a Match dan Jigsaw di sekolah tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experimen non-equivalent control group design. Populasi penelitian ini ialah kemampuan menulis cerita imajinasi siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Mertoyudan yang berjumlah 225 siswa. Sampel penelitian ini ialah kemampuan menulis cerita imajinasi sejumlah 64 siswa dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan tes esai, dengan teknik pengumpulan data berupa pemberian tes awal (pretest) dan tes akhir (posttest). Pengujian instrumen penelitian melalui uji validitas dan uji reliabilitas. Analisis data menggunakan uji prasyarat (normalitas dan homogenitas), uji N-Gain untuk mengukur perubahan sebelum dan setelah diberikan perlakuan, serta uji-t sampel bebas untuk melihat perbedaan antarkelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) metode Make a Match berpengaruh terhadap kemampuan menulis teks imajinasi siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Mertoyudan, yang ditunjukkan melalui nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,528 atau (52,83%) kurang dari KKM (70) dengan kategori sedang, namun berdasarkan kriteria efektivitas tergolong kurang efektif. (2) metode Jigsaw juga berpengaruh terhadap kemampuan menulis teks imajinasi siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Mertoyudan, yang ditunjukkan melalui nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,538 atau (53,83%) kurang dari KKM (70) dengan kategori sedang dan termasuk kurang efektif. (3) ditemukan adanya perbedaan yang signifikan antara kemampuan menulis teks imajinasi siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Mertoyudan sebelum dan setelah diberikan perlakuan menggunakan metode Make a Match dan Jigsaw. Peningkatan tersebut mencakup seluruh aspek kemampuan menulis siswa, utamanya pada aspek isi, organisasi struktur, serta kaidah kebahasaan. Meskipun secara deskriptif nilai rata-rata kemampuan menulis siswa yang menggunakan metode Jigsaw lebih tinggi dibandingkan metode Make a Match. Namun, hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode tersebut memiliki pengaruh yang relatif setara. Oleh sebab itu, tidak terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara penerapan metode Make a Match dan Jigsaw dalam pembelajaran menulis teks imajinasi. Dengan demikian, pemilihan metode pembelajaran dapat disesuaikan dengan karakteristik siswa, kondisi kelas, dan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai.
Tidak tersedia versi lain