Text
SKRIPSI PENGARUH VARIASI DIMENSI TENON TERHADAP KUAT TEKAN SAMBUNGAN BLIND MORTISE-TENON KAYU JATI
Sambungan blind mortise-tenon kayu jati unggul dalam stabilitas dimensi namun kinerjanya
bergantung pada presisi geometri tinggi tenon yang memengaruhi ketebalan dinding mortise.
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi tinggi tenon terhadap ketahanan momen
sambungan. Hasil penelitian diharapkan menjadi acuan desain struktur kayu jati yang lebih efisien
dibandingkan penggunaan metode konvensional berbasis pengalaman lapangan.
Metode eksperimental menguji 20 benda uji berbentuk L dengan variasi tinggi tenon 25, 30,
35 dan 40 mm. Pengujian dilakukan menggunakan Compression Testing Machine pada sudut 45º
untuk memperoleh beban maksimum. Proses perakitan diawasi secara ketat guna menjamin presisi,
sementara stabilitas pengujian didukung oleh penggunaan dudukan khusus.
Uji one-way ANOVA menunjukkan peningkatan tinggi tenon cenderung menurunkan
ketahanan momen akibat penipisan dinding mortise, meskipun meningkat kembali pada variasi 40
mm karena distribusi tegangan lebih merata. Ketahanan momen tertinggi diperoleh pada variasi 25
mm (257.798,83 Nmm) dan terendah pada 35 mm (161.999,81 Nmm). Kegagalan dominan yang
teridentifikasi secara visual adalah pecah dinding mortise dan retak mendatar.
Tidak tersedia versi lain