Text
SKRIPSI EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DENGAN PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMP
Kemampuan berpikir kritis sebagai bagian dari kecakapan 4C abad ke-21 masih rendah di Indonesia, termasuk di SMP Muhammadiyah 1 Alternatif Kota Magelang dengan rata-rata nilai hanya 42,73 meskipun model Discovery Learning telah diterapkan. Kondisi ini disebabkan oleh kurangnya keterkaitan materi dengan konteks nyata, sebagian siswa masih bergantung pada hafalan, serta rendahnya partisipasi aktif siswa, sehingga diperlukan pendekatan yang dapat memperkuat Discovery Learning dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa, salah satunya pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL). Penelitian ini bertujuan menganalisis keefektifan model pembelajaran Discovery Learning dengan pendekatan CTL dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMP pada mata pelajaran IPA. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian yaitu siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 1 Alternatif Kota Magelang tahun ajaran 2025/2026 (purposive sampling), dengan sampel kelas 8 Moh Yamin sebagai kelas eksperimen (n=24) dan kelas 8 Sutan Syahrir sebagai kelas kontrol (n=24). Kemampuan berpikir kritis diukur menggunakan instrumen two-tier multiple choice sebanyak 18 butir soal berdasarkan enam indikator Facione (2013). Uji Mann Whithney U mengungkap terdapatnya perbedaan yang signifikan pada nilai posttest kedua kelas dengan nilai Asymp.Sig (2-tailed) 0,005 < 0,05. Nilai N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,5005 (sedang) dan kelas kontrol 0,2838 (rendah), dengan peningkatan tertinggi pada indikator kesimpulan (0,56) dan terendah pada indikator interpretasi (0,38). Discovery Learning dengan CTL lebih unggul karena integrasi komponen CTL ke dalam setiap sintaks Discovery Learning menjadikan proses penemuan konsep terhubung dengan pengalaman nyata siswa melalui penggalian konteks kehidupan sehari-hari dan refleksi terstruktur, sehingga seluruh indikator berpikir kritis terlatih lebih menyeluruh. Dari data tersebut, dapat ditarik simpulan bahwa model pembelajaran Discovery Learning dengan pendekatan CTL efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMP pada mata pelajaran IPA materi pesawat sederhana.
Tidak tersedia versi lain