Text
SKRIPSI PENGALAMAN KOMUNIKASI ROLEPLAYER ANIME DALAM MENGKONSTRUKSI IDENTITAS VIRTUAL PADA MEDIA SOSIAL WHATSAPP
ABSTRAK
Dewangga Chairul Irsyad, 2026: Pengalaman Komunikasi Roleplayer Anime dalam Mengkonstruksi Identitas Virtual pada Media Sosial WhatsApp Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Deani Prionazvi Rhizky, S.S.T., M.I.Kom., Hanim Rohnulyati, S.I.Kom., M.A. Universitas Tidar
Perkembangan budaya digital mendorong munculnya komunitas roleplay anime sebagai ruang interaksi sosial dan pembentukan identitas virtual di media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman komunikasi roleplayer anime dalam mengonstruksi identitas virtual melalui aktivitas roleplay berbasis teks di grup WhatsApp. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melibatkan empat informan yang dipilih secara purposif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori Konstruksi Sosial Realitas dari Peter L. Berger dan Thomas Luckmann sebagai landasan utama untuk melihat pembentukan identitas virtual melalui proses eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi dalam interaksi roleplay. Selain itu, penelitian ini didukung oleh teori dramaturgi Erving Goffman untuk memahami pengelolaan peran in-character (IC) dan out-ofcharacter (OOC), serta konsep Computer-Mediated Communication (CMC) untuk menjelaskan peran media digital berbasis teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi identitas virtual berlangsung secara bertahap melalui pemilihan
karakter anime, penghayatan peran, serta komunikasi in-character yang konsisten dan diatur oleh kesepakatan komunitas. Temuan menarik penelitian ini adalah konsistensi informan dalam menjaga batas IC dan OOC sebagai bentuk pengelolaan identitas, serta pemilihan WhatsApp sebagai media roleplay karena dianggap lebih privat, aman, dan mendukung anonimitas. Kesimpulannya, roleplay anime berbasis teks di WhatsApp tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai ruang komunikasi alternatif tempat identitas virtual dikonstruksi secara sosial dalam komunitas digital.
Kata Kunci: Roleplay, Identitas Virtual, WhatsApp, Konstruksi Sosial, Fenomenologi
Tidak tersedia versi lain