Text
SKRIPSI EVALUASI PENGELOLAAN CADANGAN BERAS PEMERINTAH MENGGUNAKAN SMART: STUDI TENTANG UPAYA PENINGKATAN KUALITAS DAN SASARAN PENERIMA DI DESA GUNUNGPRING KECAMATAN MUNTILAN KABUPATEN MAGELANG
ABSTRAK
EVALUASI PENGELOLAAN CADANGAN BERAS PEMERINTAH MENGGUNAKAN SMART: STUDI TENTANG UPAYA PENINGKATAN KUALITAS DAN SASARAN PENERIMA DI DESA GUNUNGPRING KECAMATAN MUNTILAN KABUPATEN MAGELANG
Nur Hana 2120201075
Jurusan Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Tidar
Penelitian ini mengevaluasi pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah studi tentang upaya peningkatan kualitas dan sasaran penerima di Desa Gunungpring. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah penilaian masyarakat bahwa kualitas beras kurang optimal seperti bau apek, rasa yang kurang enak, perubahan warna sehingga sebagian penerima menjual, menukar, atau mencampurnya dengan beras berkualitas lebih baik, serta adanya ketidaksesuaian sasaran penerima bantuan. Kondisi tersebut menunjukkan kesenjangan antara tujuan program dengan realitas di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program CBP dalam upaya peningkatan kualitas dan sasaran penerima menggunakan SMART di Desa Gunungpring. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Teori yang digunakan adalah SMART oleh George T. Doran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi specific, measurable, dan achievable telah terpenuhi melalui kejelasan tujuan, sasaran Keluarga Penerima Manfaat, indikator jumlah beras diterima sebesar 10 kg, serta pembagian peran antara pemerintah pusat, Perum Bulog, Unit Bisnis Jastama, dan pemerintah daerah. Meskipun demikian, masih diperlukan evaluasi kebijakan lanjutan agar pelaksanaan program lebih sejalan dengan tujuan awal. Dimensi relevant masih ditemukan ketidaktepatan sasaran akibat validasi dan integrasi data, sehingga diperlukan penguatan pengawasan mutu dan perbaikan mekanisme validasi data penerima secara berkala. Dimensi time bound belum terpenuhi secara optimal karena pola distribusi yang berubah dari rutin menjadi tidak rutin (rapel) sebagai akibat sentralisasi kebijakan, sehingga menimbulkan ketidakpastian penyaluran dan berpotensi menurunkan kualitas beras yang diterima masyarakat.
Kata kunci: Evaluasi Pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah; Peningkatan Kualitas; Sasaran Penerima; SMART; Desa Gunungpring.
Tidak tersedia versi lain