Text
SKRIPSI ANALISA PERKEMBANGAN USAHA PERKREDITAN PD BPR BANK PASAR DAN FAKTOR -FAKTOR YANG MEMPENGARUHI (STUDI KASUS PADA PD BPR BANK PASAR TEMANGGUNG TAHUN 1998 S/D 2003)
PD BPR Bank Pasar Temanggung yaitu Badan Usaha Milik Daerah yang bergerak dibidang perbankan, turut berperan dalam kegiatan perekonomian melalui usaha perkreditan yang bertujuan antara lain untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah, mengurangi gerak lintah darat serta memajukan perekonomian daerah Untuk mendukung usaha perkreditan dibutuhkan adanya dana, baik modal sendiri maupun dana masyarakat yaitu tabungan.
Dalam Undang-undang No. 10 tahun 1998 disebutkan bahwa tugas utama bank adalah menghimpun dana masyarakat serta menyalurkan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat. Berkaitan dengan itu PD BPR Bank Pasar Temanggung berusaha semaksimal mungkin untuk meningkatkan kuantitas serta kualitas perkreditan, meningkatkan pelayanan serta menjaga kepercayaan serta meningkatkan kepercayaan masyarakat.
Melalui usaha perkreditan diharapkan iklim usaha di daerah terus membaik dan perekonomian dapat berkembang Dilain pihak kredit yang diberikan kepada para pegawai dapat digunakan untuk biaya pendidikan, pembelian sarana transportasi, dan lain-lain yang dapat meningkatkan kesejahteraan Sedangkan dısısı bank peningkatan kredit diharapkan dapat meningkatkan pendapatan, mengingat sumber pendapatan utama bank adalah dari pendapatan bunga kredit yang selanjutnya dapat membentuk modal baru Sehubungan dengan hal di atas penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan mengambil judul ANALISA PERKEMBANGAN USAHA PERKREDITAN PD BPR BANK PASAR DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI Studi kasus pada PD BPR Bank Pasar Temanggung tahun 1998 sampai dengan 2003. Adapun tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimanakah perkembangan modal dan simpanan masyarakat di PD BPR Bank Pasar Temanggung, untuk mengetahui apakah ada pengaruh yang bermakna dari perkembangan modal dan simpanan masyarakat terhadap pertumbuhan kredit.
Berdasarkan hasil pembahasan dalam analisa data pada Bab IV, maka dapat diambil kesimpulan darı hasil perhitungan Analisa Indeks Rantai diperoleh hasil Secara absolute Modal Disetor mengalami pertumbuhan sebesar 1.658 dan rata-rata pertumbuhan pertahun sebesar 276 sedangkan secara relatif Modal Disetor mengalami pertumbuhan sebesar 324 persen dan rata-rata pertumbuhan per tahun sebesar 54 persen. Secara absolute Modal Cadangan mengalamı pertumbuhan sebesar 843 dan rata-rata pertumbuhan pertahun sebesar 141 sedangkan secara relatif Modal Disetor mengalami pertumbuhan sebesar 408 persen dan rata-rata pertumbuhan per tahun sebesar 68 persen. Secara absolute Tabungan mengalami pertumbuhan sebesar 9,17 dan rata-rata pertumbuhan pertahun sebesar 1,53 sedangkan secara relatif Tabungan mengalami pertumbuhan sebesar 371,41 persen dan rata-rata pertumbuhan per tahun sebesar 61,90 persen. Secara absolute Deposito mengalami
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain