Text
SKRIPSI ANALISIS KETIMPANGAN PENDAPATAN REGIONAL KOTA MAGELANG PERIODE TAHUN 1997-2002
Istilah pembangunan pada hakekatnya tidak lain daripada perubahan yang bisa mengandung arti serta efek yang positif dan negatif, tergantung pada apa yang diubah dan bagaimana perubahan itu terjadi. Di Indonesia pembangunan di bidang ekonomi yang bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi pada era Pelita I tergolong cukup tinggi dengan rata-rata 8,56 persen pertahun. Dalam Pelita II laju pertumbuhan turun menjadi 6,96 persen pertahun, memasuki Pelita III pertumbuhan ekonomi turun menjadi 6,24 persen pertahun dan sampai memasuki Pelita V perekonomian tumbuh dengan laju rata-rata 6,7 persen pertahun. Tetapi laju pertumbuhan ekonomi tersebut diikuti oleh ketimpangan distribusi pendapatan.
Masalah pertumbuhan ekonomi dan soal ketimpangan pendapatan senantiasa menjadi bahan perdebatan yang tidak pernah tuntas, hubungan keduanya sampai saat ini masih menjadi kontroversi. Di satu pihak, ada yang berpendapat bahwa pemerataan dan pertumbuhan saling bertentangan, tetapi di pihak lain ada yang berpendapat sebaliknya. Memang jumlah negara yang berhasil memadukan pemerataan dan pertumbuhan tidak banyak justru yang banyak adalah negara yang berhasil menciptakan pertumbuhan tinggi tetapi dibarengi dengan ketimpangan yang semakin lebar.
Demikian pula dengan pemerintah kota Magelang, yang selalu berusaha meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah dan tentunya meningkatkan pemerataan pendapatan Berdasarkan keadaan dan masalah pembangunan, maka guna memecahkan masalah tersebut baik jangka pendek maupun jangka panjang sangat
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain