Text
SKRIPSI ANALISA PELAKSANAAN DANA IDT DAN BERBAGAI ALTERNATIF PENGEMBANGANNYA (STUDI KASUS DI DESA PURWOSARI KECAMATAN KRANGGAN KABUPATEN DATI II TEMANGGUNG)
Menurut sensus penduduk tahun 1990 jumlah penduduk yang hidup dibawah garis kemiskinan berjumlah 27,2 juta jiwa atau 15,08 persen dari keseluruhan jumlah penduduk Indonesia.
Masih banyaknya penduduk dan desa desa miskin atau tertinggal yang menyebabkan kebulatan tekat pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan. Dan mulai tahun 1994 ini pemerin tah mengeluarkan dana IDT dengan tujuan untuk menanggulangi kemiskinan dengan cepat dan dapat mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan.
Desa Purwosari yang terletak di Kecamatan Kranggan Kabupaten Dati 11 Temanggung merupakan salah satu desa tertinggal. Langkah yang paling baik dalam mengentaskan dena dan penduduk dari kemiskinan yaitu dengan adanya bantuan dana IDT dan mengembangkan, memanfaatkan potensi desa yang di miliki dan perlunya pengembangan sumber daya manusinya,
Pelaksanaan dana IDT di desa Purwosari meliputi 3 sektor yaitu sektor peternakan domba, sektor peternakan ayam, sektor kerajinan bambu. Dimana ketiga sektor tersebut mengalami perkembangan dengan berkembangnya dari ketiga sektor tersebut maka dapat meningkatkan tingkat pendapatan masyarakat. Dalam pelaksanaan ini dibentuk menjadi 5 kelompok dimana setiap kelompok meliputi 3 sampai 7 kepala keluarga.
Dalam sektor peternakan domba telah mengalami per kembangan yaitu pada tahun I atau tahun 1994 sebanyak 230 sekor dan kini telah berkembang menjadi 376 ekor dan pada tahun 1995 ini sebanyak 216 ekor kini telah berkembang menjadi 335 ekor dengan meningkatnya atau berkembangnya peternakan
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain