Text
SKRIPSI PENGARUH DANA INPRES DESA TERTINGGAL TERHADAP PENDAPATAN PETANI MISKIN DI DESA MRANGGEN KECAMATAN SRUMBUNG KABUPATEN DAERAH TINGKAT II MAGELANG
Menurut Sensus Penduduk tahun 1990, jumlah penduduk miskin di Indonesia berjumlah 27,2 juta jiwa dan terdapat 20.633 desa tertinggal, baik yang ada di kota maupun di pedesaan. Untuk mengentaskan orang-Orang miskin ini pemerintah mulai tahun anggaran 1994 mengeluarkan Inpres Desa Tertinggal dengan tujuan mempercepat supaya mengurangi jumlahpenduduk miskin
dan desa tertinggal . Desa Mranggen yang terletak di Kecamatan Srumbung Kabupaten Daerah Tingkat II Magelang merupakan salah satu desa tertinggal, Untuk mengéntaskan desa dan penduduk tertinggal/miskin di desa Mranggen yang sebagian besar adalah buruh tani ini selain dengan bantuan dana IDT yang tidak kalah pentingnya adalah bagaimana memanfaatkan potensi yang dimiliki, terutama potensi ekonominya. Potensi ekonomi yang dapat perhatian dalam memanfaatkan dana IDT di desa Mranggen ada tiga jenis usaha meliputi: usaha ternak, usaha industri kecil dan usaha dagang. Sedangkan tiap jenis usaha dikelompokkan dalam kelompok sasaran pada tiap-tiap dusun .Dana ini turun pada tanggal 30 Juli 1994 dengan tiap tiap orang maksimal Rp.80.000 dan minimal R.70.000; dan rata-rata mereka telah merasakan mamfaatnya .Tiap jenis usaha telahmengalami perkembangan yang cukup pesat seiring dengan makin meningkatnya pendapatan mereka .Peningkatan ipendapatan ini
tergantung dari jenis usahanya, yaitu dengan keterangan sebagai berikut:
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain