Text
SKRIPSI ANALISA PERBANDINGAN PENDAPATAN PENGEMUDI ANGKUTAN KOTA DI KOTA MAGELANG SEBELUM DAN SESUDAH KENAIKAN HARGA BBM 1 OKTOBER 2000
Perekonomian Indonesia mengalami fluktuasi, yang mengakibatkan nilai rupiah turun terhadap dolar, yang diiringi laju inflasi yang sangat tinggi ditambah pengeluaran pemerintah yang meningkat. Hal tersebut mengakibatkan APBN Indonesia defisit, untuk mengurangi angka defisit tersebut dilakukan dengan cara mengurangi subsidi BBM. Maka pada 1 Oktober 2000 pemerintah menaikkan harga BBM sebesar 12%. Kenaikan harga BBM yang pertama kali akan dihubungkan dengan tarif angkutan dan pendapatan pengemudi angkutan, untuk mengetahui apakah ada perbedaan pendapatan pengemudi angkutan sebelum dan sesudah kenaikan harga BBM di Kota Magelang penulis mengadakan penelitian terhadap pengemudi angkutan kota jalur sepuluh dengan jumlah seluruh populasi ada 45 orang, sedangkan yang dijadikan sampel 20 orang.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain