Text
SKRIPSI ANALISIS KUAT LENTUR PANEL SANDWICH KOMPOSIT DARI KAYU LAPIS SENGON DAN ANYAMAN BAMBU
Kebutuhan material konstruksi yang ringan, efisien, dan ramah lingkungan mendorong
pengembangan panel sandwich komposit berbahan alam sebagai alternatif material struktural
modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi sudut anyaman bambu apus
terhadap kinerja lentur panel sandwich komposit serta menentukan variasi sudut yang menghasilkan
nilai kuat lentur optimum.
Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Struktur Teknik Sipil menggunakan metode
eksperimen. Spesimen dibuat dalam empat variasi sudut anyaman bambu apus, yaitu 22,5°, 45°,
67,5°, dan 90°, dengan lima benda uji pada setiap variasi. Pengujian lentur menggunakan metode
Three-Point Loading berdasarkan ASTM C393 dan SNI ISO 16978:2010 dengan parameter
Modulus of Rupture (MoR) dan Modulus of Elasticity (MoE).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi sudut anyaman bambu berpengaruh signifikan
terhadap nilai MoR dan MoE panel sandwich komposit. Nilai tertinggi diperoleh pada sudut 22,5°
dengan MoR sebesar 35,041 MPa dan MoE sebesar 6295,492 MPa. Nilai beban merata ekivalen
rata-rata sebesar 2,78 kN/m juga memenuhi persyaratan SNI 1727:2020 untuk hunian, sehingga
panel berpotensi digunakan sebagai panel lantai rumah tinggal.
Tidak tersedia versi lain