Text
SKRIPSI ANALISIS KINERJA PERKERASAN KAKU JALAN TOL DENGAN METODE MECHANISTIC EMPIRICAL PAVEMENT DESIGN GUIDE (MEPDG) DAN METODE PORTLAND CEMENT ASSOCIATION
Penelitian ini bertujuan membandingkan ketebalan pelat beton perkerasan
kaku serta menganalisis kinerja jangka panjangnya menggunakan metode MEPDG
dan PCA pada Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo Seksi 1 Paket 1.1
dengan umur rencana 20 tahun. Data sekunder diperoleh dari PT Jasa Marga Jogja
Solo meliputi data lalu lintas (LHR), nilai CBR tanah dasar, material beton, dan
data iklim BMKG. Analisis MEPDG dilakukan secara mekanistik berbasis
superposisi tegangan beban dan tegangan termal, divalidasi dengan simulasi
MnPAVE-Rigid, sedangkan analisis PCA dilakukan secara empiris berdasarkan
kriteria kelelahan dan erosi.
Hasil penelitian menunjukkan kedua metode menghasilkan ketebalan pelat
yang konvergen sebesar 280 mm. Metode MEPDG menghasilkan total kerusakan
fatigue sebesar 23,76% dengan stress ratio kritis 0,613, sementara metode PCA
menghasilkan stress ratio 0,18 (sumbu tunggal) dan 0,15 (sumbu tandem) dengan
total kerusakan 28,80% keduanya di bawah batas izin 100%. Prediksi kinerja
fungsional MEPDG menunjukkan nilai faulting kumulatif kurang dari 2 mm dan
IRI akhir umur rencana sebesar 2,539 m/km, keduanya memenuhi batas Bina Marga
untuk jalan tol. Simulasi MnPAVE menghasilkan ketebalan 198–211 mm, dengan
selisih yang dikaitkan pada perbedaan basis data iklim Minnesota dengan kondisi
tropis lokasi studi. Metode MEPDG terbukti lebih unggul dalam komprehensivitas
analisis kinerja fungsional, sementara PCA tetap relevan sebagai instrumen
perencanaan awal yang efisien
Tidak tersedia versi lain