Text
SKRIPSI PEMETAAN SUMUR RESAPAN AIR HUJAN BERBASIS ZERO RUNOFF SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KONSERVASI AIR TANAH (Studi Kasus: Desa Jogonegoro, Kecamatan Mertoyudan)
Perubahan tata guna lahan Desa Jogonegoro, Kecamatan Mertoyudan meningkatkan luas
permukiman sebesar 14% (±42,095 hektar), sehingga menurunkan area resapan serta meningkatkan
limpasan permukaan. Penelitian ini bertujuan mengetahui nilai runoff kala ulang 2, 5, dan 10 tahun,
permeabilitas atau laju infiltrasi tanah, jumlah sumur resapan air hujan (SRAH) optimal, serta
penempatan sebarannya. Metode penelitian menggunakan analisis hidrologi distribusi Log-Pearson
Tipe III. Pengujian infiltrasi dilakukan pada 14 lokasi memakai double ring infiltrometer, sedangkan
pengujian permeabilitas (metode falling head serta constant head). Perencanaan SRAH mengacu
SNI 8456:2017 dan analisis spasial berbasis GIS. Hasil menunjukkan nilai permeabilitas berkisar
3,837600 cm/jam-21,812400 cm/jam. SRAH direncanakan berdiameter 1 m dengan kedalaman 10
m memakai dinding buis beton porus. Nilai runoff total kala ulang 2, 5, 10 tahun masing-masing
adalah 3,8301 m³/s, 4,4574 m³/s, dan 4,8935 m³/s. Desa Jogonegoro membutuhkan SRAH untuk
masing-masing kala ulang sebanyak 1.556 unit, 1.807 unit, serta 1.984 unit demi tercapainya kondisi
zero runoff.
Tidak tersedia versi lain