Text
SKRIPSI ANALISIS KUAT GESER CROSS LAMINATED BAMBOO (CLB) DENGAN VARIASI SUDUT ORIENTASI LAMINA
Bambu petung (Dendrocalamus asper) memiliki potensi besar sebagai
material konstruksi yang kuat dan ramah lingkungan, namun keterbatasan dimensi
dan variabilitas sifat mekaniknya mendorong pengembangannya menjadi Cross
Laminated Bamboo (CLB). Pada sistem CLB, pengaruh konfigurasi lapisan tengah
terhadap mekanisme transfer gaya geser masih perlu dikaji lebih lanjut, terutama
pada aplikasi lantai dengan jarak joist pendek yang cenderung mengalami dominasi
gaya geser. Meskipun demikian, referensi mengenai perilaku geser CLB dengan
variasi sudut non-ortogonal masih sangat terbatas, sehingga penelitian ini penting
dilakukan untuk mengisi kesenjangan tersebut dan menjadi dasar bagi perancangan
CLB sebagai elemen struktural yang aman dan efisien.
Penelitian menggunakan 16 benda uji panel CLB berbahan bambu petung
dengan dimensi 350×200×30 mm, terdiri dari empat variasi sudut orientasi lamina
tengah, yaitu 30°, 45°, 60°, dan 90°, yang direkat menggunakan polyvinyl acetate
(PVAc). Pengujian fisik meliputi kadar air (ASTM D4444) dan kerapatan/berat
jenis (ASTM D2395), sedangkan pengujian mekanik kuat geser menggunakan
metode center point loading berdasarkan ASTM D198 dengan flexural testing
machine berkapasitas 100 kN. Data dianalisis secara statistik menggunakan uji
ANOVA satu arah.
Hasil pengujian fisik menunjukkan kadar air rata-rata berkisar 12,04–14,58%,
memenuhi syarat SNI ( F kritis
3,490; p-value = 0,003), membuktikan bahwa sudut orientasi lamina berpengaruh
nyata terhadap kuat geser CLB.
Tidak tersedia versi lain