Text
SKRIPSI ANALISIS PENGARUH DEPRESIASI RUPIAH DAN PENINGKATAN PENGELUARAN PEMERINTAH TERHADAP INFLASI DI INDONESIA TAHUN 1994-1998
Perekonomlan Indonesla sejak awal tahun 1997 sampal tahun 1999 ini diwarnai oleh gejolak nilai tukar rupiah. Gejolak nilai tukar yang tajam terjadi sejak bulan Juli 1997. Di mana kurs rupiah terhadap dolar AS terus mengalami penurunan, bahkan pernah hampir menyentuh Rp.16.000,- рer dolar AS. Depresiasi ini rata-rata berkisar 5-6 persen pertahun. Penurunan nilai rupiah tersebut diiringi dengan laju inflasi yang tinggi, ditambah dengan pengeluaran pemerintah yang semakin meningkat. Hal tersebut menyebabkan kondisi ekonomi sangat rentan terhadap goncangan-goncangan yang secara langsung maupun tidak langsung sangat mempengaruhi kinerja perekonomian dalam negeri. Nilai uang merosot tajam, perputaran uang semakin cepat, harga naik secara akselarasi. Akibatnya daya beli masyarakat menurun drastis sementara kebutuhan harus selalu dipenuhi dan barang-barang yang tersedía di pasarpun sangat langka. Dengan melihat fenomena tersebut maka pemerintah mengambil kebljakan dengan menambah pengeluarannya untuk memenuhl kebutuhan masyarakat. Namun tindakan ini juga mengandung ambivalensi.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain