Text
SKRIPSI KUAT REKAT SAMBUNGAN KAYU MAHONI MENGGUNAKAN LEM CYANOACRYLATE ADHESIVE DENGAN PENGISI SERBUK SERABUT KELAPA, DAN SERBUK AMPAS TEBU
Sambungan kayu menggunakan perekat sering mengalami penurunan
kualitas ikatan akibat rongga dan ketidakteraturan permukaan kayu.
Penambahan bahan pengisi diperlukan untuk membantu pemerataan sebaran
lem dan meningkatkan kekuatan rekat. Penelitian ini bertujuan mengetahui
nilai kuat rekat sambungan kayu mahoni menggunakan lem cyanoacrylate
adhesive dengan pengisi serbuk serabut kelapa dan serbuk ampas tebu, serta
menentukan variasi terbaik.
Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan 12 benda uji
berukuran 19 mm × 44,4 mm × 50,8 mm sesuai ASTM D905-03. Variasi
pengisi terdiri dari serbuk serabut kelapa dan serbuk ampas tebu seberat 0,5
gram, 1 gram, dan 1,5 gram. Pembuatan benda uji dilakukan di Laboratorium
Struktur Universitas Tidar, sedangkan pengujian kuat rekat di Laboratorium
Bahan Bangunan Universitas Negeri Yogyakarta. Pengujian kadar air
mengacu SNI 03-6850-2002 dan kerapatan mengacu SNI ISO 9427-2008.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi pengisi berpengaruh
terhadap kuat rekat sambungan kayu mahoni. Nilai rata-rata tertinggi sebesar
9,6 MPa diperoleh pada variasi serbuk ampas tebu 0,5 gram. Berdasarkan
hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penambahan serbuk ampas tebu
dengan komposisi 0,5 gram memberikan kinerja paling optimal dalam
meningkatkan kuat rekat menggunakan lem cyanoacrylate adhesive.
Tidak tersedia versi lain