Text
SKRIPSI KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING BERBASIS KEARIFAN LOKAL TARI TRADISIONAL DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA SMP PADA MATERI GERAK DAN GAYA
Kondisi pembelajaran IPA yang masih didominasi oleh peran guru serta minimnya keterhubungan antara materi dengan konteks kehidupan nyata menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap masih rendahnya capaian literasi sains peserta didik. Situasi ini mendorong perlunya pengembangan pendekatan pembelajaran yang lebih mampu melibatkan siswa secara aktif sekaligus menjadikan pengalaman keseharian mereka sebagai pijakan dalam memahami konsep-konsep ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat keefektifan model Discovery Learning yang dipadukan dengan kearifan lokal tari tradisional Kuda Lumping dalam mendorong peningkatan kemampuan literasi sains peserta didik SMP, khususnya pada pokok bahasan Gerak dan Gaya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan quasi eksperimen bertipe pretest-posttest nonequivalent control group. Subjek penelitian melibatkan 30 peserta didik sebagai kelompok eksperimen dan 29 peserta didik sebagai kelompok kontrol, yang keduanya ditentukan melalui teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data berupa soal tes yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Pengolahan data dilakukan menggunakan uji Mann-Whitney mengingat sebaran data tidak memenuhi asumsi normalitas, serta uji N-Gain untuk mengukur besaran peningkatan yang terjadi. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa pada tahap awal tidak ditemukan perbedaan yang berarti antara kemampuan kedua kelompok (sig = 0,27 > 0,05). Namun demikian, setelah perlakuan diberikan, muncul perbedaan yang signifikan antara keduanya (sig = 0,00 < 0,05), di mana nilai mean rank kelompok eksperimen berada lebih tinggi daripada kelompok kontrol. Hasil uji N-Gain turut memperkuat temuan ini dengan menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mencapai nilai 0,74 yang masuk kategori tinggi, sementara kelompok kontrol hanya memperoleh nilai 0,48 yang berada pada kategori sedang. Atas dasar temuan-temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa integrasi kearifan lokal tari Kuda Lumping ke dalam model Discovery Learning terbukti efektif dalam mengoptimalkan kemampuan literasi sains peserta didik pada materi Gerak dan Gaya.
Tidak tersedia versi lain