Text
SKRIPSI KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN DOUBLE LOOP PROBLEM SOLVING (DLPS) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA SMP
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran Double Loop Problem Solving (DLPS) dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa SMP. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah siswa yang ditunjukkan melalui hasil pretest yang masih di bawah kriteria serta hasil observasi dan wawancara dengan guru di SMP Negeri 1 Kranggan. Siswa cenderung mengalami kesulitan dalam menganalisis masalah, merancang solusi, dan mengevaluasi hasil penyelesaian masalah secara menyeluruh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experimental jenis nonequivalent control group design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas VII G sebagai kelas eksperimen yang menerapkan model DLPS dan kelas VII F sebagai kelas kontrol yang menggunakan model Problem Based Learning (PBL), dengan jumlah masing-masing 31 siswa. Instrumen yang digunakan berupa tes kemampuan pemecahan masalah berbentuk soal esai yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan pemecahan masalah pada kedua kelas setelah diberikan perlakuan. Namun, peningkatan pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Nilai rata-rata kelas eksperimen meningkat dari 48,38 menjadi 78,22, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 48,29 menjadi 58,50. Hasil analisis data menunjukkan bahwa model DLPS lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa dibandingkan model pembelajaran yang digunakan pada kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Double Loop Problem Solving (DLPS) efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa SMP, khususnya pada pembelajaran IPA
Tidak tersedia versi lain