Text
SKRIPSI KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DENGAN PENDEKATAN CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING (CRT) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMP
Keterampilan berpikir kritis ialah keterampilan yang penting era abad ke- 21 untuk siswa. Namun, pada nyatanya keterampilan ini masih tergolong rendah. Hal tersebut sesuai dengan hasil tes keterampilan berpikir kritis yang dilakukan di SMP Negeri 3 Muntilan menunjukkan rendahnya keterampilan berpikir kritis. Solusi untuk permasalahan yang ada yaitu sebaiknya guru memanfaatkan inovasi model, metode atau media sehingga dapat mendorong siswa aktif dalam keterampilan berpikir kritisnya seperti penerapan model pembelajaran PBL dengan pendekatan CRT. Tujuan dilaksanakannya penelitian yaitu menganalisis keefektifan model PBL dengan pendekatan CRT dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa SMP. Penelitian ini berjenis penelitian kuantitatif dengan nonequivalent quasy eksperimental rancangan pretest – posttest control group design. Teknik samplingnya yaitu purposive sampling dengan dua kelas yang menerapkan pengaplikasian model berbeda. Pengumpulan data dengan tes uraian enam soal yang disesuaikan indikator keterampilan berpikir kritis. Hasil tes dianalisis menggunakan uji prasyarat, Independent Sample T-Test, dan uji N-Gain. Hasil penelitian mengindikasikan terjadi peningkatan keterampilan berpikir kritis sesudah diberikan perlakuan dengan model PBL dengan pendekatan CRT. Hasil uji Independent Sample T-Test memperlihatkan perbedaan signifikan nilai posttest kedua kelas dengan nilai signifikansi 0.001. Hasil N-Gain kelas eksperimen 0,45 (sedang), sedangkan kelas kontrol 0,26 (rendah). Sehingga model pembelajaran problem based learning dengan pendekatan culturally responsive teaching dinilai efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa SMP pada sub materi keanekaragaman hayati.
Tidak tersedia versi lain