Text
SKRIPSI EFEKTIVITAS MODEL MODIFIED FREE INQUIRY BERBANTUAN LUMIO BY SMART UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN LITERASI SAINS SISWA PADA MATERI EKOLOGI DAN KEANEKARAGAMAN HAYATI
Kemampuan literasi sains dan keterampilan proses sains (KPS) merupakan kompetensi penting abad ke-21 yang mendukung kemampuan memahami fenomena ilmiah, mengevaluasi bukti, dan mengambil keputusan berbasis prinsipprinsip sains. Namun demikian, capaian siswa Indonesia pada berbagai asesmen menunjukkan bahwa literasi sains dan penalaran ilmiah masih relatif rendah. Kondisi ini menuntut upaya pembaruan dalam proses pembelajaran yang tidak hanya menitikberatkan pada penguasaan konsep, tetapi juga mendorong pada pengembangan kemampuan proses ilmiah. Model Modified Free Inquiry berbantuan Lumio by SMART dipandang berpotensi meningkatkan keterlibatan siswa dalam kegiatan penyelidikan secara sistematis pada materi Ekologi dan Keanekaragaman Hayati. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model Modified Free Inquiry berbantuan Lumio by SMART dalam meningkatkan keterampilan proses sains dan literasi sains siswa, serta menganalisis hubungan antara kedua variabel tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan quasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group design. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri atas dua kelas VII SMP Negeri 1 Borobudur dengan jumlah masing-masing 32 siswa. Instrumen penelitian berupa tes uraian untuk mengukur keterampilan proses sains dan tes pilihan ganda untuk mengukur literasi sains. Data diperoleh melalui pre-test dan post-test, kemudian dianalisis menggunakan uji independent sample t-test, perhitungan N-Gain, dan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol pada keterampilan proses sains dan literasi sains (p < 0,05). N-Gain KPS kelas eksperimen sebesar 0,568 (kategori sedang) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 0,241 (kategori rendah). N-Gain literasi sains kelas eksperimen sebesar 0,5461 (kategori sedang) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 0,3870 (kategori sedang). Hasil tersebut menunjukkan bahwa model Modified Free Inquiry berbantuan Lumio by SMART efektif dalam meningkatkan keterampilan proses sains dan literasi sains siswa. Hasil uji korelasi menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara peningkatan keterampilan proses sains dan literasi sains (r = 0,467; p < 0,05) yang berada pada kategori sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa siswa dengan keterampilan proses sains yang lebih baik cenderung memiliki kemampuan literasi yang tinggi. Dengan demikian, model Modified Free Inquiry berbantuan Lumio by SMART efektif dalam meningkatkan keterampilan proses sains dan literasi sains secara bersamaan.
Tidak tersedia versi lain