Text
SKRIPSI EFEKTIVITAS PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK CAIR KITOSAN CANGKANG RAJUNGAN (Portunus pelagicus) SEBAGAI MEDIA KULTUR Tetraselmis sp.
ABSTRAK
ZAHRAN DESWANTORO. EFEKTIVITAS PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK CAIR KITOSAN CANGKANG RAJUNGAN (Portunus pelagicus) SEBAGAI MEDIA KULTUR Tetraselmis sp. Dibimbing oleh THOLIBAH MUJTAHIDAH, S. Pi., M.P. dan WALUYO, S.Pi., M.Sc.
Tetraselmis sp. merupakan mikroalga laut yang banyak dimanfaatkan sebagai pakan alami dalam budidaya perikanan dan pertumbuhannya sangat dipengaruhi oleh ketersediaan nutrien, terutama nitrogen (N) dan fosfor (P). Limbah cangkang rajungan (Portunus pelagicus) mengandung senyawa berbasis kitosan yang kaya nitrogen dan berpotensi dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair (POC) alternatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas POC cangkang rajungan sebagai media kultur Tetraselmis sp. Penelitian dilakukan selama delapan hari menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan lima perlakuan, yaitu satu perlakuan pupuk Walne (1,5 mL/L) dan empat dosis POC cangkang rajungan (P2–P5), masing-masing diulang sebanyak tiga kali. Parameter yang diamati meliputi kandungan nutrien pupuk, kelimpahan sel, laju pertumbuhan spesifik, pertumbuhan mutlak, serta kualitas air yang dianalisis menggunakan ANOVA. Hasil analisis menunjukkan bahwa POC cangkang rajungan memiliki kandungan nitrogen sebesar 1,65%, jauh lebih tinggi dibandingkan pupuk Walne (0,0016%). Kelimpahan Tetraselmis sp. tertinggi diperoleh pada perlakuan P5 (13,5 mL/L) dengan total 105,0 × 10⁶ sel/mL (rata-rata 35,0 × 10⁶ sel/mL), sedangkan P1 menghasilkan 85,9 × 10⁶ sel/mL. Laju pertumbuhan spesifik tertinggi terdapat pada perlakuan P2 dan P5, masing-masing sebesar 0,560 dan 0,559 hari⁻¹, dibandingkan P1 sebesar 0,452 hari⁻¹. Pertumbuhan mutlak tertinggi juga dicapai pada P5 sebesar 6,07 × 10⁶ sel/mL. Uji ANOVA menunjukkan bahwa perbedaan antar perlakuan pada seluruh parameter pertumbuhan tidak berbeda nyata (p > 0,05). Selama kultur, pH berada pada kisaran 7,7–8,0 dan salinitas 30–36 ppt. POC cangkang rajungan mampu mendukung pertumbuhan Tetraselmis sp. meskipun belum signifikan secara statistik.
Kata kunci: Cangkang rajungan, Fitoplankton, POC, Tetraselmis sp.
Tidak tersedia versi lain