Text
SKRIPSI ANALISIS DETERMINAN KETAHANAN PANGAN DI PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2018-2024
ABSTRAK
Ketahanan pangan merupakan salah satu aspek fundamental dalam pembangunan suatu negara yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat. Jawa Tengah menempati posisi kedua ketahanan pangan tertinggi di Indonesia, namun capaian tersebut belum mencerminkan pemerataan di seluruh wilayah kabupaten/kota. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh produksi beras, rata-rata pengeluaran per kapita untuk konsumsi makanan, jumlah penduduk, dan indeks kedalaman kemiskinan terhadap ketahanan pangan di Provinsi Jawa Tengah menggunakan data cross section dari 35 kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Tengah serta data time series tahun 2018–2024 yang bersumber dari Badan Pangan Nasional dan Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan regresi data panel dinamis. Berdasarkan hasil regresi menggunakan metode Generalized Method of Moments (GMM) menyatakan produksi beras dan rata-rata pengeluaran per kapita untuk konsumsi makanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketahanan pangan, sedangkan jumlah penduduk dan indeks kedalaman kemiskinan berpengaruh negatif dan signifikan. Secara simultan, keempat variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap ketahanan pangan di Provinsi Jawa Tengah tahun 2018–2024. Hal ini menunjukkan bahwa kombinasi ketersediaan, akses, pemanfaatan, dan stabilitas pangan menentukan tingkat ketahanan pangan wilayah secara menyeluruh.
Kata Kunci: Ketahanan Pangan, Produksi Beras, Rata-Rata Pengeluaran Per Kapita Untuk Konsumsi Makanan, Jumlah Penduduk, Indeks Kedalaman Kemiskinan, GMM
Tidak tersedia versi lain