Text
SKRIPSI ANALISIS PROBABILITAS KESESUAIAN UPAH DI KABUPATEN BANJARNEGARA: STUDI KASUS BERDASARKAN DATA SAKERNAS TAHUN 2024
ABSTRAK
Kabupaten Banjarnegara merupakan kabupaten dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK) terendah di Provinsi Jawa Tengah sejak tahun 2020 hingga 2024. Kondisi tersebut mengindikasikan adanya permasalahan kesesuaian upah dengan kebutuhan hidup layak pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan, pengalaman kerja, penggunaan teknologi, umur, dan disabilitas terhadap kesesuaian upah di Kabupaten Banjarnegara tahun 2024. Penelitian ini menggunakan data sekunder Survei Angkatan Kerja Nasional (SAKERNAS) tahun 2024 dengan pendekatan kuantitatif. Metode analisis yang digunakan adalah regresi logistik logit untuk mengestimasi probabilitas pekerja menerima upah yang sesuai dengan standar yang ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, pendidikan, pengalaman kerja, dan penggunaan teknologi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesesuaian upah. Sementara itu, umur dan disabilitas visual menunjukkan tidak memiliki hubungan signifikan terhadap probabilitas kesesuaian upah. Secara simultan pendidikan, pengalaman kerja, teknologi, umur, dan disabilitas berpengaruh signifikan terhadap probabilitas kesesuaian upah di Kabupaten Banjarnegara. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, pengalaman kerja, serta pemanfaatan teknologi menjadi faktor penting dalam mendorong kesesuaian upah di Kabupaten Banjarnegara.
Kata kunci: kesesuaian upah, pendidikan, pengalaman kerja, teknologi, disabilitas, regresi logistik.
Tidak tersedia versi lain