Text
skripsi COMMUNITY EMPOWERMENT DALAM PENGELOLAAN BANK SAMPAH DI KELURAHAN REJOWINANGUN SELATAN
ABSTRAK
COMMMUNITY EMPOWERMENT DALAM PENGELOLAAN BANK SAMPAH DI KELURAHAN REJOWINANGUN SELATAN
Amelia Intan Zahra (2140201148)
Program Studi Ilmu Administrasi Negara
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Universitas Tidar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya volume timbulan sampah di Kelurahan Rejowinangun Selatan yang menunjukkan perlunya strategi pengelolaan sampah berbasis masyarakat, salah satunya melalui bank sampah. Namun, pelaksanaan bank sampah di Kelurahan Rejowinangun Selatan masih dihadapkan oleh beberapa keterbatasan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tahapan pemberdayaan masyarakat (community empowerment) dalam pengelolaan bank sampah di Kelurahan Rejowinangun Selatan khususnya pada Bank Sampah Ismoyo Makmur (BSIM) dan Bank Sampah Edellweis (BSE). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pemilihan informan menggunakan teknik “secara sengaja” atau purposive sampling yang melibatkan sejumlah pihak terkait. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahapan pemberdayaan masyarakat pada BSIM dan BSE telah berlangsung sesuai dengan kerangka Suharto (2014) dan Suprayogi (dalam Suaib, 2023) yang terdiri dari enabling, empowering, dan protecting. Namun, pelaksanaannya belum sepenuhnya optimal. Tahap enabling telah mendorong kesadaran awal masyarakat, tetapi partisipasi masih terbatas. Pada tahap empowering menunjukkan adanya perbedaan capaian serta terdapat kendala dalam peningkatan kapasitas dan akses terhadap dukungan eksternal. Sementara itu, tahap protecting telah berada pada tahap pemeliharaan awal, namun keberlanjutan kegiatan masih bergantung pada komitmen pengurus. Temuan utama penelitian ini menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat merupakan proses bertahap dan berkelanjutan yang dipengaruhi oleh kapasitas internal, dukungan eksternal yang diterima bank sampah, serta kondisi sosial masyarakat.
Kata Kunci: Pemberdayaan Masyarakat, Bank Sampah, Rejowinangun Selatan
Tidak tersedia versi lain