Text
SKRIPSI ANALISIS DETERMINAN AGING POPULATION DI NEGARA ASEAN DALAM TRANSISI DEMOGRAFI PADA TAHUN 2014-2023
ABSTRAK
Negara-negara Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) mengalami permasalahan demografi yang ditandai dengan peningkatan aging population. Aging population di Negara ASEAN mengalami peningkatan sebesar 2,23% pada tahun 2014-2023. Kondisi ini menjadi fenomena yang menarik karena mayoritas negara ASEAN masih tergolong negara berkembang, sementara teori transisi demografi menjelaskan bahwa peningkatan aging population terjadi pada negara maju. Permasalahan ini menjadi penting karena dapat memengaruhi struktur demografi, pasokan tenaga kerja, dan beban ketergantungan penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi Aging Population di negara ASEAN pada tahun 2014-2023. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang bersumber dari World Bank dan United Nations Development Programme. Penelitian ini menggunakan metode regresi data panel statis dengan model terbaik terpilih Fixed Effect Model (FEM). Hasil penelitian menjelaskan bahwa variabel fertilitas, mortalitas, migrasi, urbanisasi, dan indeks pembangunan manusia memiliki pengaruh yang signifikan terhadap aging population di Negara ASEAN tahun 2014-2023. Hal ini menunjukkan bahwa perubahan kondisi demografi dan perbaikan kualitas hidup berperan penting dalam meningkatkan Aging Population. Berdasarkan hasil penelitian, direkomendasikan agar pemerintah ASEAN memprioritaskan kebijakan kependudukan yang seimbang melalui pengendalian fertilitas, peningkatan kualitas kesehatan dan jaminan sosial, serta pengelolaan migrasi dan urbanisasi. Selain itu, peningkatan indeks pembangunan manusia dan pengembangan kebijakan active aging disarankan untuk menghadapi peningkatan Aging Population di negara ASEAN.
Kata Kunci: Aging Population, Kondisi Demografi, Kualitas Hidup, ASEAN.
Tidak tersedia versi lain