Text
SKRIPSI TRAUMA DAN MEMORI TOKOH UTAMA NOVEL JANSHEN KAJIAN TEORI FREUD DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN TEKS NARASI
Penelitian ini mengkaji representasi trauma dan memori tokoh utama dalam novel
Janshen karya Risa Saraswati menggunakan pendekatan psikoanalisis Sigmund
Freud. Penelitian dilatarbelakangi oleh banyaknya fenomena trauma pada siswa
SMP akibat masalah keluarga, perundungan, kehilangan, dan kekerasan yang
memengaruhi perkembangan emosi dan perilaku. Dari hal tersebut objek trauma
dan memori masih terbatas sehingga memiliki tujuan penelitian ini adalah
mendeskripsikan trauma, memori traumatis, serta struktur kepribadian tokoh utama,
Jantje Heninrich (Janshen). Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif
dengan teknik studi pustaka melalui pengumpulan data dari novel Janshen karya
Risa Saraswati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa trauma yang paling dominan
dialami Janshen adalah trauma kekerasan dan kehilangan orang tercinta pada masa
pendudukan Jepang di Hindia Belanda. Trauma tersebut muncul kembali melalui
memori simbolik berupa rasa takut, kesedihan, dan kerinduan yang terus membekas
dalam ingatan tokoh. Berdasarkan teori Freud, pengalaman traumatis yang ditekan
ke alam bawah sadar muncul kembali melalui ingatan dan respons emosional tokoh.
Struktur kepribadian yang paling dominan pada diri Janshen adalah id, yang terlihat
dari dorongan emosional, kecemasan, dan keinginan kuat untuk kembali bersama
orang yang dicintainya. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi
terhadap pengembangan kajian psikologi sastra dan pembelajaran sastra yang lebih
reflektif terhadap pengalaman psikologis.
Tidak tersedia versi lain